Desa Sukau Kayo Gelar Rembuk Stunting, Fokus pada Pencegahan dan Penanganan stunting
Wartaprima.com – Pemerintah Desa Sukau Kayo, Kecamatan Lebong Atas, Kabupaten Lebong menggelar kegiatan Rembuk Stunting sebagai upaya memperkuat komitmen bersama dalam pencegahan dan penanganan stunting di desa.Selasa,7 Juli 2026
Kegiatan tersebut berlangsung di balai desa dan dihadiri oleh Kepala Desa perangkat desa, PLKB, Camat Lebong atas beserta anggota,Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Pukesmas Lebong Atas, Babinkamtibmas, kader Posyandu, pendamping desa berserta unsur terkait.
Kepala Desa Sukau Kayo, Rekyansa.SE dalam sambutannya menyampaikan bahwa Rembuk Stunting merupakan forum penting untuk menyusun langkah-langkah strategis dalam percepatan pencegahan dan penurunan angka stunting Sejak 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) sampai usia anak 2 tahun. Pola hidup yang sehat, lingkungan yang bersih juga dapat berpengaruh untuk mencegah stunting pada anak.
“Pencegahan stunting tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan kerja sama antara pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader, dan masyarakat agar program yang dijalankan dapat berjalan optimal,pola makan dan hidup yang sehat serta lingkungan yang bersih juga berpengaruh untuk mencegah stunting pada anak,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, peserta melakukan pembahasan berbagai permasalahan yang berpotensi menyebabkan stunting, mulai dari pola asuh anak, pemenuhan gizi keluarga, sanitasi lingkungan, hingga akses layanan kesehatan. Selain itu, dilakukan pula penyusunan usulan program dan kegiatan prioritas yang akan dimasukkan dalam perencanaan pembangunan desa.
Perwakilan pihak PLKB, Distrio sebagai narasumber kegiatan pencegahan stunting menjelaskan bahwa pencegahan stunting di mulai dari remaja putri,Catin,ibu hamil,ibu menyusui dan balita ini merupakan proses pencegahan yang di mulai dari tahap awal hingga anak berusia 2 bulan.
" pencegahan itu dari remaja putri dan catin bisa di berikan tablet tambah darah, bisa juga di berikan edukasi terkait pencegahan pernikahan dini yang bisa berisiko anak stunting karena belum siap nya masa hamil,untuk ibu hamil, menyusui dan balita bisa juga di berikan vitamin dan makanan tambahan'' Katanya
Perwakilan Puskesmas Lebong Atas, Sumiati yang hadir menjelaskan sebagai narasumber pentingnya intervensi sejak dini hingga masa ibu hamil sampai melahirkan sebagai langkah efektif dalam mencegah terjadinya stunting pada anak. Edukasi mengenai pola makan sehat, pemeriksaan kesehatan rutin, serta pentingnya menjaga kebersihan lingkungan juga menjadi bagian dari pembahasan.
Pihak Puskesmas memberikan penyuluhan mengenai pentingnya gizi seimbang sejak masa kehamilan, pemberian ASI eksklusif selama enam bulan, pemberian makanan pendamping ASI (MP-ASI) yang bergizi, serta pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan kesehatan keluarga.
"pencegahan stunting pada anak ini bisa di lakukan sejak masa remaja putri,catin,baru mengarah ke ibu hamil,ibu menyusui dan balita, pemenuhan gizi yang baik hingga akses pelayanan kesehatan yang teratur juga bisa mencegah stunting pada anak"jelasnya
Melalui Rembuk Stunting ini, Pemerintah Desa Sukau Kayo berharap dapat menghasilkan kesepakatan dan rekomendasi yang menjadi dasar pelaksanaan program percepatan penurunan stunting di desa.
Dengan adanya komitmen bersama dari seluruh elemen masyarakat, diharapkan angka stunting dapat terus ditekan sehingga terwujud generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas.
