Skip to main content
x
Rutan Bengkulu

Atasi Overcrowded, Warga Binaan Rutan Bengkulu Dipindahkan ke Rutan Manna

 

BENGKULU - Sebagai upaya mengentaskan permasalahan over kapasitas, Rabu (15/11) Rutan Kelas IIB Bengkulu kembali menggelar mutasi narapidana. Kali ini delapan orang narapidana dipindahkan ke Rutan Kelas IIB Manna. Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Kepala Rutan, Farizal Antony melalui Kasubsi Pelayanan Tahanan, Medi Ihwandi. Giat pemindahan dilaksanakan sekitar pukul 07.00 WIB dengan melibatkan sejumlah Petugas Pengamanan, Staf Pelayanan Tahanan beserta Staf KP Rutan Bengkulu. 

"Kita kembali melakukan giatn mutasi narapidana. Kali ini UPT tujuan adalah Rutan Kelas IIB Manna. Dimana UPT tersebut merupakan UPT terluar dari Kota Bengkulu dengan jarak sekitar 135 Km. Giat ini kita laksanakan sebagai upaya menanggulangi over kapasitas di Rutan Kelas IIB Bengkulu. Perlu diketahui saat ini jumlah warga binaan mencapai lebih dari 630 orang. Sedangkan kapasitas kita hanya 250 orang," ungkap Medi.

Lebih lanjut Medi juga menjelaskan bahwa usulan pemindahan tersebut telah mendapatkan persetujuan dari Kantor Wilayah. Pihaknya lanjut Medi juga telah berkoordinasi dengan Rutan Kelas IIB Manna terkait pemindahan tersebut. Selain itu, proses pemindahan juga telah melalui prosedur dan telah dibahas dalam pelaksanaan Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP).

"Sejauh ini kita terus melakukan upaya pengusulan pemindahan narapidana. Hasil dari rekomendasi Kanwil, untuk usulan kali ini UPT tujuannya Rutan Kelas IIB Manna, jadi kita tinggal melaksanakannya saja. Tentunya kita juga sudah berkoordinasi dengan pihak Rutan Manna terkait giat kita pada hari ini," tegas Medi.

Sementara itu, Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (Ka.KPR), Ganang Mahardiko turut menjelaskan. Giat pemindahan ini diharapkan dapat membantu mengurangi tingkat over kapasitas di Rutan Bengkulu. Mengingat dampak over kapasitas yang beresiko memicu munculnya gangguan keamanan dan ketertiban. Selain itu tentunya untuk mempermudah petugas pengamanan dalam melaksanakan tugas pengawasan.

"Giat pemindahan ini tentu juga salah satu upaya pencegahan gangguan kamtib di Rutan Kelas IIB Bengkulu. Tingkat over kapasitas yang tinggi tentunya memiliki dampak resiko yang tinggi pula terhadap munculnya gangguan kamtib. Selain itu tentunya dengan adanya penurunan tingkat over kapasitas dapat membantu rekan-rekan pengamanan dalam menjalankan tugas pengawasan," pungkas Ganang.