Bentuk Karakter Positif, Warga Binaan Rutan Bengkulu Gelorakan Catur Dharma
Bengkulu – Untuk menjaga kesehatan dan membentuk karakter positif, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Bengkulu menggelar kegiatan senam pagi dan pembacaan Catur Dharma bagi warga binaan pada Jumat pagi ini. Kegiatan yang berlangsung di lapangan olahraga Rutan ini diikuti dengan antusias oleh para warga binaan, yang turut berpartisipasi dalam kedua aktivitas tersebut.
Kegiatan dimulai dengan senam pagi yang dipandu oleh instruktur senam profesional. Warga binaan melakukan pemanasan ringan diikuti dengan berbagai gerakan senam yang bertujuan untuk meningkatkan kebugaran fisik mereka. Senam ini diadakan untuk memberikan semangat dan meningkatkan kesehatan tubuh, agar warga binaan tetap dalam kondisi fisik yang baik.
Setelah senam, dilanjutkan dengan pembacaan Catur Dharma yang merupakan bagian dari pembinaan mental dan moral bagi warga binaan. Pembacaan ini bertujuan untuk mengingatkan mereka akan nilai-nilai luhur dalam kehidupan, serta mendorong mereka untuk menjalani proses rehabilitasi dengan semangat yang lebih positif.
Kepala Rutan Bengkulu, Yulian Fernando, menjelaskan bahwa kedua kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pihak Rutan untuk mendukung pembinaan jasmani dan rohani warga binaan. "Kegiatan seperti ini penting untuk menjaga keseimbangan antara kesehatan fisik dan mental, serta mendukung proses rehabilitasi yang lebih menyeluruh," ujar Yulian.
Antusiasme warga binaan terlihat jelas, mereka sangat menikmati kedua kegiatan tersebut. Salah seorang warga binaan menyampaikan, “Senam pagi membuat kami merasa lebih bugar dan segar. Pembacaan Catur Dharma juga memberikan kami banyak pelajaran untuk terus menjaga sikap positif dan menjalani hari dengan semangat.”
Kegiatan senam pagi dan pembacaan Catur Dharma ini juga menjadi wujud komitmen Rutan Bengkulu dalam menjalankan pembinaan yang holistik bagi para warga binaan, dengan harapan mereka dapat menjalani proses rehabilitasi dengan lebih baik dan dapat membawa perubahan positif dalam kehidupan mereka setelah bebas nanti.
