Skip to main content
x
Bentuk Kemanusian, Rutan Bengkulu Berikan Izin Warga Binaan Menghadiri Pemakaman Orang Tua

Bentuk Kemanusian, Rutan Bengkulu Berikan Izin Warga Binaan Menghadiri Pemakaman Orang Tua

Bengkulu — Dalam rangka memberikan hak kemanusiaan kepada warga binaan pemasyarakatan (WBP), Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Bengkulu memberikan izin khusus kepada salah satu WBP untuk menghadiri pemakaman ibunya, Selasa (10/12). Langkah ini merupakan bentuk perhatian pihak Rutan terhadap kebutuhan emosional dan spiritual WBP.

Izin keluar tersebut diberikan setelah keluarga WBP mengajukan permohonan resmi kepada pihak Rutan. Kepala Rutan Bengkulu, Yulian Fernando, menyatakan bahwa permohonan ini diproses sesuai dengan peraturan yang berlaku. “Kami memprioritaskan pendekatan humanis dalam pelaksanaan tugas. Setelah mempertimbangkan aspek keamanan dan administratif, kami memberikan izin ini agar WBP dapat memberikan penghormatan terakhir kepada almarhumah ibunya,” ujar Yulian.

Pengawalan ketat dilakukan oleh petugas Rutan untuk memastikan kelancaran dan keamanan selama WBP berada di luar lingkungan Rutan. WBP tersebut diberi kesempatan untuk menghadiri prosesi pemakaman di rumah duka hingga ke tempat peristirahatan terakhir.

“Sebelum izin diberikan, kami memastikan WBP memahami batasan dan kewajiban yang harus dipatuhi selama berada di luar Rutan. Petugas pengawal juga bertugas untuk memastikan WBP kembali tepat waktu,” tambah Yulian.

Keluarga WBP menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada pihak Rutan atas izin yang diberikan. “Kami sangat berterima kasih karena ini adalah momen penting bagi keluarga kami. Kehadiran anak kami di pemakaman ibunya adalah sesuatu yang tak ternilai,” ungkap salah satu anggota keluarga.

Selama prosesi pemakaman, suasana haru menyelimuti keluarga besar. WBP tersebut terlihat memanjatkan doa untuk ibunya dengan penuh khidmat. Kehadiran ini diharapkan mampu memberikan dukungan emosional yang signifikan bagi WBP dalam menghadapi situasi sulit.

Kegiatan ini merupakan implementasi nilai-nilai humanis dalam sistem pemasyarakatan di Indonesia. Dengan memberikan hak kepada WBP untuk menghadiri momen penting keluarga, Rutan Bengkulu membuktikan komitmennya untuk tidak hanya melaksanakan tugas keamanan, tetapi juga memastikan bahwa hak-hak dasar WBP tetap dihormati.

“Kami percaya bahwa langkah kecil seperti ini dapat memberikan dampak besar bagi pembinaan WBP, baik secara emosional maupun spiritual. Mereka tetap manusia yang memiliki hak untuk berbagi momen penting bersama keluarga,” tutup Yulian.