Skip to main content
x
Dapur SPPG Marga Sakti dan Koperasi Tegaskan Komitmen Layani Program MBG Secara Transparan

Dapur SPPG Marga Sakti dan Koperasi Tegaskan Komitmen Layani Program MBG Secara Transparan

BENGKULU UTARA, – Pengelola Dapur SPPG Marga Sakti, Kecamatan Padang Jaya, memastikan komitmen koperasi yang bekerja sama dengan pihak dapur tetap berjalan baik dalam mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Pengelola Dapur SPPG Marga Sakti, Erma, mengatakan saat ini terdapat lebih dari 20 supplier resmi yang bekerja sama melalui koperasi untuk memenuhi kebutuhan operasional dapur.

“Ada lebih dari dua puluh supplier resmi yang bekerja sama dengan pihak dapur kami melalui koperasi, dan semuanya berjalan baik,” kata Erma, Senin (25/5/2026).

Menurutnya, Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya berfokus pada pemenuhan gizi masyarakat, tetapi juga melibatkan koperasi dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai mitra strategis dalam mendukung keberlanjutan program.

Keterlibatan koperasi dan UMKM tersebut meliputi penyediaan bahan pangan, jasa pendukung, hingga distribusi kebutuhan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Erma menjelaskan, mekanisme kerja sama antara dapur, koperasi, dan UMKM telah diatur secara jelas dalam regulasi Badan Gizi Nasional (BGN).

“Mengacu pada Keputusan Kepala BGN Nomor 15.1 Tahun 2024 tentang Pedoman Umum Sistem dan Tata Kelola Badan Gizi Nasional untuk Program MBG, kerja sama dengan koperasi dan UMKM diatur secara transparan dan akuntabel,” ujarnya.

Meski demikian, Erma mengaku pihaknya masih kerap menerima berbagai asumsi negatif yang dinilai dapat merusak nama baik pengelola dapur.

“Banyak asumsi liar yang ditujukan ke Dapur SPPG kami, bukan kali ini saja. Tapi kami berpikir positif dan ambil hikmahnya. Bisa menjadi bahan evaluasi kami,” ucapnya.

Ia juga menegaskan koperasi tetap harus memperoleh keuntungan dalam batas yang wajar dan sesuai ketentuan harga yang berlaku.

“Koperasi juga harus mendapat keuntungan dalam kapasitas wajar dan tidak melebihi harga eceran tertinggi yang ditetapkan Dinas Perdagangan. Kalau ada beberapa item naik, itu memang karena tren harga pasar yang ikut naik,” jelasnya.

Menurut Erma, tudingan bahwa koperasi mengambil keuntungan berlebihan tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya di lapangan.

Hingga kini, pengelola dapur bersama koperasi mitra tetap berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi para penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis.