Evaluasi Kinerja Nasional, Rutan Bengkulu Komitmen Tingkatkan Layanan Pemasyarakatan
Bengkulu – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Bengkulu mengikuti kegiatan Rapat Analisis dan Evaluasi (Anev) Kinerja Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia (Kemenimipas) secara virtual pada Rabu (7/5). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) jajaran Kemenimipas seluruh Indonesia.
Rapat Anev yang diselenggarakan secara daring ini bertujuan untuk melakukan penilaian menyeluruh terhadap capaian kinerja masing-masing UPT sepanjang tahun berjalan, serta membahas strategi perbaikan dan peningkatan layanan pemasyarakatan dan keimigrasian ke depan.
Kepala Rutan Bengkulu, Yulian Fernando, bersama jajaran pejabat struktural turut hadir secara aktif dalam kegiatan ini dari ruang rapat Rutan Bengkulu. Ditemui usai rapat, Yulian menekankan pentingnya evaluasi sebagai bagian dari proses peningkatan mutu layanan publik di bidang pemasyarakatan.
“Rapat Anev ini bukan sekadar agenda rutin, tetapi merupakan momentum penting untuk melihat sejauh mana kinerja kita berjalan sesuai target. Sekaligus menjadi refleksi bersama untuk terus berinovasi dan memberikan pelayanan yang lebih baik,” ungkap Yulian.
Lebih lanjut Yulian menjelaskan, dalam rapat juga disebutkan bahwa evaluasi kinerja tidak hanya terfokus pada indikator administratif, tetapi juga pada aspek kualitas layanan, kepatuhan terhadap standar operasional prosedur, serta upaya dalam menjaga keamanan dan ketertiban di dalam lapas dan rutan.
Selain itu, dalam forum tersebut juga dibahas beberapa isu aktual yang dihadapi jajaran pemasyarakatan, mulai dari overkapasitas warga binaan, perbaikan sarana dan prasarana, hingga digitalisasi sistem layanan. Para pimpinan UPT diharapkan mampu merespon berbagai tantangan tersebut dengan pendekatan yang inovatif dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Kegiatan ini juga menjadi ajang koordinasi lintas UPT dalam menjawab berbagai tantangan yang ada, serta memperkuat sinergi dalam mewujudkan sistem pemasyarakatan yang berkeadilan dan berorientasi pada pemulihan.
