Skip to main content
x
Gelar Maulid Nabi Rutan Bengkulu

Gelar Maulid Nabi, Rutan Bengkulu Tingkatkan Keimanan dan Ketakwaan

BENGKULU - Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Bengkulu, pada hari Rabu (19/10) menggelar kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1444 H Tahun 2022. Mengangkat
tema " Ketauladanan Nabi, wujudkan pribadi yang berakhlak dan kedamaian hati", kegiatan diawali dengan pembacaan 
kalam ilahi yang sampaikan oleh WBP Rutan Kelas IIB Bengkulu dan dilanjutkan dengan penampilan akustik rohani dari grup musik akustik Rutan Kelas IIB Bengkulu.
Kegiatan yang dilaksanakan di Masjid At-Taubah Rutan Kelas IIB Bengkulu sekitar pukul 09.30 WIB tersebut dibuka langsung oleh Kepala Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Bengkulu,
Farizal Antony. Turut hadir Kepala Bidang Pembinaan Kantor Wilayah Kemenkumham Bengkulu, Andi Mulyadi selaku tamu undangan perwakilan Kantor Wilayah, seluruh pejabat struktural
Rutan Kelas IIB Bengkulu, Ketua Baznas, Abdurrahman Alkaf, Kapolsek Teluk Segara, Kompol Irzal, Babinsa Teluk Segara Sertu Zahab, serta seluruh pegawai dan warga binaan
Rutan Kelas IIB Bengkulu.

Dalam sambutannya Karutan menekankan agar kiranya peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini dapat menjadi momentum bagi pegawai maupun warga binaan untuk meningkatkan iman dan 
taqwa.

"Saya sangat terkesima dengan lantunan ayat suci Al-Qur'an yang tadi dibacakan oleh salah satu hafidz dari Blok Santri. Ada rasa haru dan bangga, dan saya harap kegiatan
seperti ini jangan hanya sekedar menjadi seremonial semata, tapi jadikanlah sebagai momentum untuk kita sama-sama membenahi diri, mengoreksi diri dan meningkatkan keimanan
kita kepada Allah SWT," tutur Karutan.

Selanjutnya kegiatan dilanjutkan dengan tausiah dan ceramah agama yang disampaikan oleh Ustadz Fadli. Dalam tausiahnya Fadli mengatakan, bahwa kecintaan terhadap Baginda
Nabi Muhammad SAW tidak hanya dibuktikan dengan memperingati hari lahir beliau, namun yang terpenting adalah bagaimana cara kita meneladani beliau.

"Akhlak mulia, tentu akan bermuara pada kedamaian hati. Semua itu dapat kita temukan pada diri Rasulullah SAW, untuk itu sebagai pengikut ajaran beliau, sudah sepantasnyalah
kita meneladani tingkah laku, tutur kata, ketakwaan dan keimanan beliau dalam kehidupan kita sehari-hari, ingat, tidak ada manusia didunia ini yang tidak berbuat salah, 
namun yang paling penting adalah bagaimana kita menyikapi kesalahan tersebut. Tentunya dengan belajar dari kesalahan, dan mencoba lebih baik khususnya dalam
menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangannya," ujar Fadli.

Acara berlangsung hingga pukul 10.45 WIB dan diakhiri dengan do'a bersama yang dipimpin langsung oleh Ustadz Fadli.