Skip to main content
x
Jaga Kesehatan WBP saat Puasa, Rutan Bengkulu Intensifkan Layanan Medis dan Edukasi

Jaga Kesehatan WBP saat Puasa, Rutan Bengkulu Intensifkan Layanan Medis dan Edukasi


BENGKULU – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Bengkulu memastikan pelayanan kesehatan bagi warga binaan tetap optimal selama bulan suci Ramadan. Langkah ini dilakukan untuk menjaga kondisi kesehatan para penghuni rutan yang menjalani ibadah puasa agar tetap prima dan terhindar dari berbagai masalah kesehatan.

Kepala Rutan Bengkulu, Yulian Fernando, menegaskan bahwa pelayanan kesehatan menjadi salah satu prioritas utama selama Ramadan. “Kami memastikan bahwa seluruh warga binaan mendapatkan pelayanan kesehatan yang optimal, terutama dalam menghadapi perubahan pola makan dan aktivitas selama bulan puasa,” ujar Yulian.

Untuk mendukung hal tersebut, petugas kesehatan Rutan Bengkulu secara rutin melakukan pemeriksaan kesehatan bagi warga binaan, khususnya bagi mereka yang memiliki riwayat penyakit tertentu seperti hipertensi, diabetes, dan gangguan pencernaan. Pemeriksaan ini bertujuan untuk memastikan kondisi kesehatan mereka tetap stabil selama menjalankan ibadah puasa.

Selama Ramadan, Rutan Bengkulu juga mengintensifkan layanan kesehatan dengan menyediakan pemeriksaan berkala di Klinik Pratama Rutan Bengkulu. Tim medis yang bertugas akan memantau kondisi kesehatan warga binaan, terutama setelah sahur dan menjelang berbuka puasa.

“Selama bulan Ramadhan layanan Kesehatan di Klinik Pratama tetap kita optimalkan melalui pengaturan jadwal piket tenaga medis baik dokter maupun perawat. 
Selain pemeriksaan rutin, kita juga menyediakan stok obat-obatan yang cukup untuk mengantisipasi keluhan kesehatan yang mungkin timbul selama Ramadan. Beberapa penyakit yang sering muncul saat puasa, seperti sakit kepala, maag, dan dehidrasi, menjadi perhatian utama dalam pelayanan kesehatan ini," tambah Yulian.

Selain memberikan pelayanan kesehatan, pihak Rutan Bengkulu juga aktif memberikan edukasi kepada warga binaan mengenai pola hidup sehat selama Ramadan. Sosialisasi ini meliputi pentingnya menjaga asupan nutrisi yang seimbang, menghindari makanan yang dapat memicu gangguan kesehatan, serta menjaga kebersihan tubuh dan lingkungan.

“Kami juga mengimbau warga binaan untuk mengonsumsi makanan yang cukup gizi saat sahur dan berbuka, serta menghindari makanan yang terlalu pedas atau berminyak yang bisa memicu gangguan pencernaan. Tak hanya itu, warga binaan juga diberikan arahan untuk tetap menjaga kebugaran tubuh dengan melakukan aktivitas fisik ringan, seperti peregangan dan berjalan kaki di area rutan,” pungkas Yulian.