Kesehatan dan Karakter Jadi Fokus Rutan Bengkulu Lewat Senam dan Catur Dharma
Bengkulu – Dalam rangka mendukung pembinaan fisik dan mental warga binaan, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Bengkulu kembali menyelenggarakan kegiatan rutin berupa senam pagi dan penguatan nilai-nilai Catur Dharma Narapidana, Jumat (18/7). Kegiatan ini diikuti antusias oleh ratusan warga binaan sebagai bagian dari pembinaan menyeluruh yang diberikan pihak rutan.
Bertempat di lapangan Rutan Bengkulu, senam pagi dilaksanakan dengan penuh semangat. Gerakan-gerakan senam yang dinamis tidak hanya bertujuan menjaga kesehatan tubuh, tetapi juga menjadi sarana untuk meningkatkan kekompakan dan kerja sama antar warga binaan. Suasana pagi itu tampak meriah, dengan semangat kebersamaan yang terasa kuat di antara peserta.
Kepala Rutan Bengkulu, Yulian Fernando, menuturkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari strategi pembinaan yang berkelanjutan. “Kami percaya bahwa kesehatan fisik adalah fondasi penting dalam proses pembinaan. Melalui senam pagi, warga binaan tidak hanya mendapatkan manfaat kesehatan, tetapi juga belajar tentang kedisiplinan dan solidaritas,” ungkapnya.
Usai senam, kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan Catur Dharma Narapidana oleh perwakilan warga binaan. Empat nilai utama yang terkandung dalam Catur Dharma, yaitu kesadaran, ketekunan, pembinaan, dan kerja sama, menjadi pengingat akan pentingnya perubahan sikap dan pola pikir selama menjalani masa pidana.
“Nilai-nilai dalam Catur Dharma merupakan pilar yang menuntun warga binaan menuju kehidupan yang lebih baik. Kami ingin mereka terus menginternalisasi prinsip-prinsip ini, sehingga saat bebas nanti, mereka dapat menjadi bagian dari masyarakat yang produktif dan bertanggung jawab,” lanjut Yulian.
Para warga binaan yang ikut serta mengaku mendapatkan manfaat dari kegiatan ini. Salah satu dari mereka menyampaikan, “Senam membuat tubuh kami lebih segar, dan pembacaan Catur Dharma memberi motivasi agar kami terus berubah ke arah yang lebih baik.”
Rangkaian kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata komitmen Rutan Kelas IIB Bengkulu dalam memberikan pembinaan yang menyeluruh — tidak hanya fisik, tetapi juga moral dan spiritual — guna membentuk pribadi narapidana yang sehat, mandiri, dan siap berkontribusi positif saat kembali ke tengah masyarakat.
