Skip to main content
x
rutan

Rutan Bengkulu Ikuti Pelatihan SPIP Terintegrasi dan Manajemen Risiko, Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan

Bengkulu – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Bengkulu terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) melalui penguatan pengendalian intern dan manajemen risiko. Komitmen ini dibuktikan dengan partisipasi aktif jajaran Rutan Bengkulu dalam kegiatan Pelatihan Penilaian Maturitas Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) Terintegrasi dan Pelatihan Manajemen Risiko yang diselenggarakan secara virtual.

Pelatihan ini diikuti oleh para pejabat struktural dan pegawai yang membidangi pengawasan dan pengendalian intern di masing-masing satuan kerja, termasuk Rutan Kelas IIB Bengkulu. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring guna mempermudah akses dan keterlibatan unit pelaksana teknis, tanpa mengurangi esensi dan kualitas materi yang disampaikan.

Kepala Rutan Bengkulu, Yulian Fernando melalui Kasubsi Pengelolaan, Hengki Alowan dalam keterangannya, menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat penting dalam rangka meningkatkan pemahaman dan kemampuan pegawai dalam menilai maturitas SPIP terintegrasi serta mengelola risiko secara sistematis dan berkelanjutan.

“Kami menyambut baik pelatihan ini karena SPIP dan manajemen risiko adalah bagian dari pondasi utama dalam membangun organisasi yang akuntabel dan berintegritas. Melalui pelatihan ini, diharapkan seluruh jajaran Rutan Bengkulu dapat lebih memahami bagaimana mengidentifikasi, menganalisis, dan mengendalikan risiko-risiko yang mungkin terjadi dalam pelaksanaan tugas,” ujar Hengki.

Adapun materi pelatihan mencakup prinsip-prinsip dasar SPIP, mekanisme penilaian maturitas SPIP terintegrasi, serta langkah-langkah strategis dalam manajemen risiko, termasuk identifikasi risiko, analisis dampak, penentuan mitigasi, hingga pemantauan dan evaluasi. Para peserta juga dibekali dengan studi kasus dan simulasi yang relevan dengan konteks kerja di lingkungan pemasyarakatan.

Dengan terlaksananya pelatihan ini, Rutan Bengkulu optimis dapat membangun sistem kerja yang lebih akuntabel, transparan, dan adaptif terhadap risiko, demi memberikan pelayanan publik yang lebih baik dan berintegritas tinggi kepada masyarakat.