Skip to main content
x
rutan

Dukung Reformasi Birokrasi, Pegawai Rutan Bengkulu Diingatkan Terapkan PRIMA

Bengkulu – Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik di lingkungan Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Bengkulu, Kasubsi Pelayanan Tahanan, Rafi Rizaldi, memberikan himbauan penting kepada seluruh jajarannya. Dalam pelaksanaan apel pagi pegawai yang berlangsung pada Senin (4/8), Rafi menekankan pentingnya menjalankan tugas dan fungsi berdasarkan tata nilai PRIMA, yang merupakan core value terbaru dari Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.

PRIMA sendiri merupakan akronim dari Profesional, Responsif, Integritas, Modern, dan Akuntabel, yang menjadi nilai dasar kerja seluruh pegawai di bawah naungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Nilai ini baru saja diperkenalkan secara resmi oleh kementerian dan langsung diterapkan sebagai pedoman kerja dalam memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat maupun warga binaan.

Dalam arahannya, Rafi Rizaldi menyampaikan bahwa nilai PRIMA bukan sekadar slogan, tetapi harus diinternalisasikan dalam setiap aspek kerja sehari-hari. "PRIMA adalah cerminan dari semangat perubahan dan peningkatan kinerja aparatur sipil negara. Melalui nilai ini, kita diingatkan untuk selalu menjaga profesionalitas dalam bekerja, merespons kebutuhan warga binaan secara cepat dan tepat, menjunjung tinggi integritas, memanfaatkan teknologi untuk mendukung kinerja yang modern, serta senantiasa bertanggung jawab dan transparan dalam setiap tindakan," ujar Rafi di hadapan peserta apel pagi.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa implementasi nilai PRIMA merupakan bagian dari reformasi birokrasi yang sedang dicanangkan pemerintah, khususnya dalam sektor pemasyarakatan. Kementerian berharap, dengan penerapan core value ini, seluruh jajaran di lingkungan imigrasi dan pemasyarakatan dapat menciptakan budaya kerja yang lebih adaptif, responsif, dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas.

Rafi juga mengajak seluruh pegawai Rutan Bengkulu untuk menjadi agen perubahan di lingkungan kerjanya masing-masing. Ia menekankan bahwa perubahan ke arah yang lebih baik harus dimulai dari individu. "Setiap pegawai memiliki tanggung jawab moral untuk mewujudkan pelayanan prima. Mari kita jadikan nilai PRIMA sebagai kompas dalam menjalankan tugas," tambahnya.

Dalam kesempatan itu pula, Rafi tidak lupa mengapresiasi kinerja pegawai yang selama ini telah menunjukkan dedikasi dan kedisiplinan. Namun, ia mengingatkan bahwa tantangan ke depan semakin kompleks, sehingga peningkatan kualitas pelayanan tidak boleh berhenti pada pencapaian saat ini.

Dengan semangat PRIMA, diharapkan seluruh pegawai Rutan Kelas IIB Bengkulu mampu memberikan pelayanan yang lebih manusiawi, transparan, dan berkeadilan, sejalan dengan visi pemasyarakatan modern. Implementasi nilai ini diharapkan menjadi titik awal perubahan positif dalam sistem pelayanan pemasyarakatan di seluruh Indonesia.