Peringati Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW, Rutan Bengkulu Gelar Tabligh Akbar
Bengkulu - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Bengkulu menggelar Tabligh Akbar dalam rangka memperingati Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW pada Rabu (5/2). Acara ini berlangsung khidmat di Masjid At-Taubah Rutan Bengkulu dan dihadiri oleh warga binaan serta sejumlah pegawai Rutan.
Kepala Rutan Bengkulu, Yulian Fernando secara resmi membuka acara dengan sambutan yang menekankan pentingnya peringatan Isra Mi'raj sebagai momen untuk meningkatkan ketakwaan dan mempererat ukhuwah Islamiyah di lingkungan Rutan. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan harapan agar kegiatan ini dapat menjadi sarana refleksi diri bagi warga binaan dalam menjalani pembinaan di Rutan.
"Kegiatan ini sangat bernilai positif terutama dalam proses pembinaan bagi rekan-rekan warga binaan agar dapat menjalani masa hukuman dengan lebih baik dan memiliki kesadaran spiritual yang lebih tinggi," ujar Yulian.
Acara ini menghadirkan Ustadz Muhammad Fadhli sebagai penceramah utama. Dalam ceramahnya yang bertema "Meraih Predikat Taqwa, Mempererat Tali Ukhuwah Persaudaraan di Rutan Kelas IIB Bengkulu", Ustadz Fadhli mengajak seluruh hadirin untuk menjadikan peringatan Isra Mi'raj sebagai momentum memperbaiki diri dan memperkuat hubungan dengan sesama. Ia menekankan bahwa taqwa bukan hanya sekadar menjalankan ibadah, tetapi juga menjaga hubungan baik dengan sesama manusia, termasuk di lingkungan Rutan.
"Isra Mi'raj adalah perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW yang penuh hikmah. Dari peristiwa ini, kita dapat mengambil pelajaran tentang pentingnya salat sebagai tiang agama dan mempererat tali persaudaraan. Mari kita manfaatkan kesempatan ini untuk memperbaiki diri dan menjalin kebersamaan dalam kebaikan," ujar Ustadz Fadhli dalam ceramahnya.
Suasana religius semakin terasa dengan adanya lantunan ayat suci Al-Qur'an yang dibacakan oleh salah satu warga binaan sebelum ceramah dimulai. Selain itu, acara ini juga dimeriahkan dengan penampilan hiburan akustik dari kelompok musik warga binaan. Mereka membawakan lagu-lagu bernuansa religi yang semakin menghidupkan suasana keagamaan di dalam Rutan.
Para warga binaan yang hadir tampak antusias dan khusyuk mengikuti jalannya acara. Dengan terselenggaranya Tabligh Akbar ini, diharapkan warga binaan Rutan Bengkulu dapat semakin termotivasi untuk memperbaiki diri dan menjalani kehidupan yang lebih baik setelah menyelesaikan masa pidana mereka. Rutan Bengkulu berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan-kegiatan positif yang dapat memberikan manfaat bagi pembinaan warga binaan, baik dalam aspek spiritual, sosial, maupun moral.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ustadz Muhammad Fadhli, sebagai harapan agar seluruh peserta mendapatkan keberkahan dan semakin didekatkan kepada Allah SWT. Suasana haru dan penuh kebersamaan begitu terasa, menandai bahwa kegiatan ini berhasil menyentuh hati banyak pihak di dalam Rutan Bengkulu.
