Skip to main content
x
rutan

Rutan Bengkulu Gelar Penyuluhan Scabies, Wujudkan Lingkungan Pemasyarakatan yang Sehat

Bengkulu – Dalam rangka meningkatkan kesadaran akan pentingnya kebersihan diri dan pencegahan penyakit menular di lingkungan pemasyarakatan, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Bengkulu menggelar kegiatan penyuluhan kesehatan tentang scabies bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) pada Kamis (31/7). Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan kesehatan bagi para WBP yang dilaksanakan di aula rutan.

Penyuluhan tersebut menghadirkan dr. Reni Wahyu Novianti, CPNS Dokter Umum sebagai narasumber, didampingi oleh petugas Klinik Pratama Rutan Bengkulu. Sebanyak 65 orang WBP terlibat aktif dalam kegiatan ini. Acara diawali dengan sambutan dari petugas klinik yang menekankan pentingnya menjaga kebersihan tubuh sebagai langkah awal dalam mencegah penyebaran penyakit kulit di lingkungan tertutup seperti rutan.

Dalam pemaparannya, dr. Reni menjelaskan bahwa scabies atau kudis adalah penyakit kulit menular yang disebabkan oleh tungau Sarcoptes scabiei. Ia menjelaskan bahwa gejala umumnya meliputi rasa gatal hebat, terutama di malam hari, serta munculnya ruam atau bintik merah pada kulit. Penyakit ini mudah menular melalui kontak langsung maupun penggunaan barang pribadi secara bersama-sama seperti handuk dan pakaian.

“Pencegahan scabies tidak cukup hanya menjaga kebersihan diri, tetapi juga perlu kesadaran kolektif untuk tidak saling berbagi barang pribadi, serta menjaga kebersihan lingkungan kamar hunian,” tegas dr. Reni. Ia juga menyampaikan bahwa pengobatan terhadap scabies harus menyeluruh, baik pada individu yang terinfeksi maupun lingkungan sekitarnya.

Kegiatan ini juga diisi dengan sesi tanya jawab interaktif. Para WBP antusias mengajukan berbagai pertanyaan seputar penularan, pengobatan, dan kendala yang mereka alami saat menghadapi gejala gatal. Hal ini menunjukkan tingginya minat dan perhatian para WBP terhadap isu kesehatan kulit.

Kepala Rutan Bengkulu, Yulian Fernando, menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat dan akan menjadi agenda rutin. “Kami akan tindak lanjuti dengan pemeriksaan rutin, penyediaan obat-obatan, serta disinfeksi kamar hunian. Edukasi kesehatan seperti ini penting untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan bebas penyakit,” ujarnya.

Melalui penyuluhan ini, Rutan Bengkulu berkomitmen menciptakan kondisi pemasyarakatan yang sehat dan manusiawi bagi seluruh warga binaan.