Rutan Bengkulu Ikuti Zoom Dalam Optimalkan Penyusunan RUP TA 2024
BENGKULU - Dalam upaya untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam pengadaan barang dan jasa, Rutan Kelas IIB Bengkulu mengambil bagian dalam kegiatan penyusunan Rencana Umum Pengadaan (RUP) Kementerian Hukum dan HAM untuk tahun anggaran 2024. Kegiatan ini diselenggarakan secara virtual dan dihadiri oleh sejumlah Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Pejabat Pengadaan, serta Operator Sistem Informasi Pengadaan Barang/Jasa (SIRUP) dari berbagai jajaran Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia.
Acara diawali dengan pembukaan oleh Kepala Biro Pengelolaan Barang Milik Negara (BMN) Kementerian Hukum dan HAM, Novita Ilmaris. Dalam sambutannya, Novita menggarisbawahi pentingnya kegiatan ini sebagai fondasi untuk perencanaan pengadaan yang lebih baik dan efektif.
"Partisipasi dan kontribusi semua pihak dalam penyusunan RUP ini sangatlah penting untuk memastikan kebutuhan barang dan jasa di lingkungan Kementerian Hukum dan HAM dapat terpenuhi dengan baik serta meminimalisir potensi risiko," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Rutan, Farizal Antony melalui Kasubsi Pengelolaan, Hengki Alowan menjelaskan, keikutsertaan mereka dalam kegiatan ini merupakan komitmen untuk mendukung upaya peningkatan kualitas layanan melalui perencanaan yang matang. Hengki juga berharap, melalui partisipasi aktif dalam penyusunan RUP ini, Rutan Bengkulu dan seluruh unit kerja di lingkungan Kementerian Hukum dan HAM dapat lebih siap menghadapi dinamika dalam pengadaan barang dan jasa untuk tahun anggaran 2024, sehingga dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengelolaan sumber daya yang dimiliki.
"Kami berkomitmen untuk berpartisipasi aktif dalam setiap tahap penyusunan RUP guna memastikan kebutuhan operasional Rutan Bengkulu dapat terpenuhi dengan tepat waktu dan proses pengadaan yang sesuai dengan regulasi yang berlaku. Kegiatan ini juga menjadi forum berharga bagi Rutan Bengkulu untuk memperoleh informasi maupun regulasi terkini yang dapat memengaruhi proses pengadaan di masa mendatang," pungkas Hengki.
