Skip to main content
x
rutan

Rutan Bengkulu Perkuat Layanan Dengan Optimis Meraih WBBM

Bengkulu – Dalam rangka melanjutkan dan memperkuat Reformasi Birokrasi (RB) di lingkungan Pemasyarakatan, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Bengkulu menggelar Penandatanganan Komitmen Bersama dan Pakta Integritas dalam pembangunan Zona Integritas (ZI) tahun 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk mewujudkan Rutan Bengkulu sebagai Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM), setelah pada tahun 2024 berhasil meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).

Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Rutan Bengkulu pada Kamis (23/1) ini dihadiri oleh seluruh jajaran pegawai. Penandatanganan ini menjadi wujud nyata kesungguhan Rutan Bengkulu dalam menjalankan reformasi birokrasi yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan prima kepada masyarakat serta warga binaan.

Dalam sambutannya, Kepala Rutan Bengkulu, Yulian Fernando, menekankan pentingnya menjaga integritas dan meningkatkan kualitas pelayanan setelah keberhasilan meraih predikat WBK. “Predikat WBK yang telah kita raih merupakan langkah awal. Tahun 2025, kita harus bekerja lebih keras dan lebih baik lagi untuk mencapai predikat WBBM. Ini bukan hanya tentang status, tetapi tentang komitmen kita dalam memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat dan memastikan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari korupsi serta penuh dengan inovasi,” tegas Yulian.

Ia juga menambahkan bahwa keberhasilan dalam mencapai predikat WBBM memerlukan kerja sama dan konsistensi dari seluruh jajaran. Oleh karena itu, dengan adanya penandatanganan komitmen bersama dan pakta integritas ini, diharapkan seluruh pegawai dapat lebih termotivasi untuk terus meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanan di Rutan Bengkulu.

"Penandatanganan komitmen ini tidak hanya bersifat simbolis, tetapi juga mengandung konsekuensi moral dan profesional bagi setiap pegawai. Seluruh jajaran diwajibkan untuk menerapkan prinsip-prinsip reformasi birokrasi dalam setiap aspek pekerjaan, seperti peningkatan efisiensi layanan, transparansi dalam pengelolaan administrasi, serta pencegahan praktik korupsi dan pungutan liar," tambah Yulian.

Beberapa langkah strategis yang akan dilakukan Rutan Bengkulu dalam mewujudkan WBBM mencakup digitalisasi layanan, peningkatan sistem pengawasan internal, serta optimalisasi pelayanan publik yang berbasis teknologi. Selain itu, berbagai program pembinaan bagi warga binaan juga akan terus dikembangkan untuk mendukung terciptanya sistem pemasyarakatan yang lebih humanis dan berdaya guna.

Dengan semangat kebersamaan dan komitmen yang kuat, Rutan Bengkulu optimis dapat mencapai target WBBM. “Kita yakin dengan sinergi dan kerja keras seluruh jajaran, Rutan Bengkulu mampu memberikan pelayanan yang lebih prima dan berstandar tinggi, demi mewujudkan sistem pemasyarakatan yang lebih baik di masa depan,” tutup Yulian Fernando.

Penandatanganan Komitmen Bersama dan Pakta Integritas ini menjadi momentum penting dalam perjalanan reformasi birokrasi di Rutan Bengkulu. Dengan langkah yang semakin terarah dan penuh dedikasi, Rutan Bengkulu berkomitmen untuk terus berinovasi dan memberikan pelayanan terbaik, guna mewujudkan birokrasi yang bersih dan melayani masyarakat dengan sepenuh hati.