Seminar Virtual: Pegawai Rutan Bengkulu Dalami Nilai Moral dan Pengasuhan Anak di Era Digital
Bengkulu – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Bengkulu kembali mengikuti kegiatan pembinaan kepribadian bagi jajaran pegawai, kali ini melalui seminar moralitas bertema “Membangun Hubungan Keluarga yang Harmonis dan Mendidik Anak dengan Cinta dan Nilai Moral”. Kegiatan ini dilaksanakan secara virtual pada Jum'at (11/7), dan dipandu oleh narasumber Ibu Erina Wongso dari Yayasan Moralitas.
Kegiatan ini diikuti oleh sejumlah pegawai Rutan Bengkulu. Menanggapi kegiatan tersebut Kepala Rutan Bengkulu, Yulian Fernando menyampaikan bahwa pegawai pemasyarakatan tidak hanya dituntut untuk profesional di tempat kerja, tetapi juga harus mampu menjaga keseimbangan kehidupan keluarga agar tetap harmonis dan sejahtera secara emosional.
Smentara itu dalam sesi seminar, Erina Wongso memaparkan materi secara menyentuh namun aplikatif. Ia menekankan pentingnya komunikasi terbuka antar anggota keluarga, saling memahami peran, serta membangun kelekatan emosional antara orang tua dan anak. Menurutnya, keluarga yang harmonis berperan besar dalam menciptakan pribadi-pribadi yang sehat secara mental dan berintegritas di masyarakat.
“Sebagian besar masalah di masyarakat berakar dari keluarga. Anak-anak belajar dari apa yang mereka lihat dan rasakan di rumah. Maka peran orang tua sangat krusial, bukan hanya sebagai pengasuh, tapi juga sebagai teladan moral,” ujar Erina dalam pemaparannya.
Ia juga menyinggung tentang tantangan pengasuhan anak di era digital, seperti kecanduan gadget, kurangnya interaksi emosional, dan pergeseran nilai-nilai dalam media sosial. Orang tua diminta untuk hadir secara aktif dalam kehidupan anak, mendengarkan, serta menanamkan disiplin yang disertai kasih sayang.
Kegiatan ini ditutup dengan penekanan kembali pentingnya peran pegawai sebagai “figur ganda”—yakni sebagai pelayan publik di tempat kerja dan sebagai pilar keluarga di rumah. Yayasan Moralitas juga membagikan materi digital kepada seluruh peserta sebagai panduan lanjutan.
Seminar ini menjadi bagian dari rangkaian program penguatan mental dan spiritual bagi pegawai Rutan Bengkulu, yang tidak hanya berfokus pada profesionalisme kerja, tetapi juga pengembangan diri sebagai pribadi dan anggota keluarga. Dengan kegiatan ini, diharapkan para pegawai dapat menciptakan keseimbangan hidup, yang pada akhirnya akan berdampak positif bagi pelayanan publik dan pembinaan di dalam Rutan.
