Skip to main content
x
Pendidikan
Foto Bersama

Soroti Pentingnya Museum, Guru MAN Insan Cendekia Bengkulu Tengah Jadi Pemakalah di Universitas Sriwijaya

Wartaprima.com - Dicky Irawan, S. Pd, guru mata pelajaran sejarah di satuan kerja MAN Insan Cendekia Bengkulu Tengah yang menjadi pemakalah di Universitas Sriwijaya. Kegiatan ini merupakan kegiatan tahunan yang diadakan oleh Program Pasca Sarjana Universitas Sriwijaya (PPS Unsri) dengan nama kegiatan seminar nasional sejarah IV dengan tema “Pendidikan Sejarah Abad 21: Sinergi Antara Universitas, Pemerintah dan Dunia Usaha” yang diadakan di Kampus Pasca Sarjana Universitas Sriwijaya, Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (19/10/19).

Kegiatan ini di buka oleh Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sriwijaya yang diwakili oleh Dr Syarifuddin, M. Pd,  pada acara pembukaan kegiatan. Pada saat sambutan, ia mengatakan betapa pentingnya sinergi antara stakeholder terkait guna kemajuan pendidikan bangsa, terutama para rumpun ilmu sejarah. 

“Tentunya kita berharap untuk seluruh elemen masyarakat dan stakeholder untuk bersinergi dalam membangun pendidikan sejarah di abad ke- 21 ini, ” paparnya.

Kepala MAN Insan Cendekia Bengkulu Tengah, Provinsi Bengkulu, Imam Ghozali, M.Pd, saat dikonfirmasi terpisah mengatakan bahwa ia mendukung sepenuhnya untuk kegiatan ini. Guru sejarah MAN Insan Cendekia Bengkulu Tengah ini aktif dalam kegiatan dilapangan dan kegiatan tulis menulis, hasil penelitian terutama yang berkaitan dengan sejarah. Beliau mempresentasikan secara parallel hasil penelitian mereka yang menyoroti tentang peran museum dalam meningkatkan minat siswa dalam meneliti sejarah lokal. 

“Beliau mewakili MAN Insan Cendekia Bengkulu Tengah dalam seminar nasional sejarah di Universitas Sriwijaya dan menjadi pemakalah. "Saya sangat mengapresiasi dan semoga dapat membawa manfaat bagi kita semua,” ujarnya.

Dicky Irawan, S. Pd sebagai pemakalah yang mewakili MAN Insan Cendekia Bengkulu Tengah, yang merupakan alumnus Pendidikan Sejarah Universitas Negeri Padang mempresentasikan hasil penelitian yang berjudul “The Influence Of MuseumThe Student Interest Of History Local”. Penelitian ini menghasilkan temuan bahwa Museum dapat meningkatkan minat meneliti sejarah lokal bagi siswa. 

“Alhamdulillah dapat mewakili Bengkulu dalam kegiatan ini dan kami menyampaikan hasil penelitian tentang pengaruh museum terhadap minat siswa dalam meneliti sejarah lokal, ” pungkasnya. 

Harapannya, kegiatan ini dapat membawa berkah bagi kita semua terutama bagi MAN Insan Cendekia Bengkulu Tengah. Semoga juga rekan-rekan sejawat yang lain dapat termotivasi untuk mengikuti kegiatan positif dari bidang karya tulis ilmiah ini. (Dk)