Skip to main content
x
UIN FAS Bengkulu Gelar Dialog Kehumasan, Ismail Cawidu Tekankan Peran Strategis Humas

UIN FAS Bengkulu Gelar Dialog Kehumasan, Ismail Cawidu Tekankan Peran Strategis Humas

Wartaprima.com – Universitas Islam Negeri (UIN) Fatmawati Sukarno Bengkulu menggelar dialog peningkatan pelayanan informasi publik yang menghadirkan Staf Khusus Menteri Agama Bidang Kebijakan Publik, Media, Hubungan Masyarakat, dan Pengembangan SDM, Ismail Cawidu, sebagai narasumber utama.

Kegiatan yang berlangsung di ruang rapat lantai III Gedung Rektorat UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu pada Sabtu (23/5/2026) tersebut dihadiri Rektor UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu, para Wakil Rektor, pimpinan unit kerja, serta jajaran humas di lingkungan kampus.

Dalam paparannya, Ismail Cawidu menegaskan pentingnya penguatan peran kehumasan dalam membangun citra positif lembaga, khususnya di lingkungan Kementerian Agama. Menurutnya, pesatnya perkembangan media digital telah memunculkan banyak media yang belum memiliki struktur dan mekanisme verifikasi yang jelas sehingga berpotensi menyebarkan informasi yang tidak akurat.

"Hari ini kita dihadapkan pada banyak media yang tidak memiliki struktur dan tanggung jawab yang jelas. Informasi bisa disebarkan tanpa verifikasi dan berpotensi merugikan institusi, termasuk Kementerian Agama. Karena itu, humas harus menjadi garda terdepan untuk mengimbanginya dengan informasi yang akurat, positif, dan mencerahkan," tegas Ismail Cawidu.

Ia juga mengingatkan agar insan humas tidak hanya bersikap reaktif ketika muncul isu negatif, tetapi mampu mengambil peran secara proaktif dengan menghadirkan informasi yang berkualitas kepada masyarakat.

Menurutnya, berbagai capaian, program unggulan, dan kinerja institusi harus dipublikasikan secara konsisten melalui konten yang disusun berdasarkan kaidah jurnalistik dan Ejaan Yang Disempurnakan (EYD), sehingga informasi yang disampaikan memiliki kredibilitas dan mudah dipercaya publik.

"Jangan menunggu isu berkembang. Humas harus lebih dulu menyampaikan capaian, kinerja, dan program-program unggulan secara profesional. Data yang dimiliki harus diolah menjadi berita yang berkualitas, sesuai kaidah jurnalistik dan EYD, sehingga mampu dipercaya publik," tambahnya.

Sementara itu, Rektor UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu menegaskan komitmen kampus untuk terus memperkuat tata kelola informasi publik yang profesional, transparan, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi.

Menurut Rektor, humas memiliki peran strategis dalam membangun kepercayaan masyarakat melalui penyajian informasi yang akurat, edukatif, serta berimbang.

"Kami berkomitmen menjadikan UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu sebagai kampus yang terbuka dan adaptif terhadap perkembangan informasi digital. Peran humas sangat strategis dalam membangun kepercayaan publik melalui penyajian informasi yang akurat, edukatif, dan berimbang," ujarnya.

Melalui dialog ini, UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu berharap kualitas pelayanan informasi publik semakin meningkat sekaligus memperkuat fungsi kehumasan sebagai ujung tombak komunikasi institusi di era digital. (Adv)