Skip to main content
x
Foto: Foto Kebersamaan Kejati Sulut dan Kejari Kota Kotamobagu

Kejati Sulut Jacob Hendrik Pattipeilohi Sidak Kejari Kotamobagu, Soroti Integritas, Regulasi Baru, hingga Infrastruktur Dumoga

Kotamobagu,WartaPrima.com-Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Utara di bawah pimpinan Jacob Hendrik Pattipeilohi, S.H., M.H., melaksanakan kunjungan kerja ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Kotamobagu dalam rangka pembinaan, pengawasan, serta evaluasi kinerja jajaran kejaksaan di wilayah Bolaang Mongondow Raya,Kamis(08/01/2026)

Rombongan Kejati Sulut disambut langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Kota Kotamobagu, Saptono, S.H., bersama para pejabat struktural dan seluruh pegawai Kejari Kotamobagu. Kegiatan berlangsung dalam suasana tertib dan penuh keakraban.

Dalam arahannya, Kajati Sulut Jacob Hendrik Pattipeilohi menegaskan bahwa integritas, profesionalisme, dan disiplin kerja merupakan prinsip utama yang harus dijaga oleh setiap insan Adhyaksa.

“Saya menekankan kepada seluruh jajaran agar senantiasa menjaga integritas dan profesionalisme. Tidak boleh ada praktik menyimpang yang dapat mencederai kepercayaan masyarakat terhadap institusi kejaksaan,” tegasnya.

Jacob juga menekankan bahwa penegakan hukum harus dilakukan secara transparan, akuntabel, dan berkeadilan, serta berorientasi pada kepentingan hukum masyarakat.

Selain itu, Kajati Sulut menyinggung diberlakukannya Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 serta Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) yang mulai efektif sejak 2 Januari 2026.

“Dengan berlakunya regulasi baru tersebut, kesiapan jajaran Kejaksaan Negeri dalam memahami dan menerapkan ketentuan hukum yang baru menjadi salah satu fokus utama dalam peninjauan dan evaluasi kinerja,” ujar Jacob.

Menurutnya, perubahan regulasi tersebut menuntut peningkatan kapasitas dan pemahaman aparat kejaksaan agar pelaksanaan tugas penegakan hukum tetap berjalan optimal dan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Dalam kesempatan yang sama, Kajati Sulut juga menyoroti kondisi infrastruktur kejaksaan di wilayah Dumoga yang dinilai masih membutuhkan pembenahan secara serius. Ia menegaskan bahwa sarana dan prasarana yang memadai menjadi faktor penting dalam mendukung kinerja aparat penegak hukum.

“Bagaimana kita mau meminta jajaran bekerja maksimal kalau infrastruktur saja masih memprihatinkan. Ini menjadi temuan kami dan akan dibenahi dalam waktu dekat, tentu disesuaikan dengan kondisi yang ada,” katanya.

Selain memberikan arahan, Kejati Sulut turut melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Kejari Kotamobagu di seluruh bidang, mulai dari intelijen, pidana umum, pidana khusus, perdata dan tata usaha negara, hingga pengelolaan barang bukti dan barang rampasan negara.

Sementara itu, Kajari Kotamobagu Saptono, S.H., menyampaikan apresiasi atas kunjungan kerja dan arahan langsung dari pimpinan Kejati Sulut.

“Kunjungan ini menjadi motivasi dan penguatan bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja, termasuk kesiapan dalam menerapkan regulasi baru serta memperbaiki pelayanan hukum kepada masyarakat,” ujar Saptono.

Ia menegaskan komitmen seluruh jajaran Kejari Kotamobagu untuk menindaklanjuti "setiap arahan pimpinan Kejati Sulut demi menjaga marwah institusi serta meningkatkan kepercayaan publik.

Kegiatan kunjungan kerja tersebut diakhiri dengan peninjauan sarana dan prasarana kantor Kejari Kotamobagu serta foto bersama, sebagai simbol soliditas dan komitmen bersama dalam mewujudkan penegakan hukum yang profesional, berintegritas, dan responsif terhadap perkembangan hukum nasional.**Bams