Skip to main content
x
Foto:Diskominfo

Forkopimda Kotamobagu Sepakati Pasar Senggol 2026, Wali Kota Tegaskan Lokasi Tak Boleh Ganggu Ketertiban

Kotamobagu,WartaPrima.com— Wali Kota Kotamobagu, dr. Weny Gaib, Sp.M., memimpin Rapat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) guna mematangkan persiapan pelaksanaan Pasar Senggol menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah.
Rapat berlangsung di Cafe D’Sabua, Kelurahan Motoboi Kecil, Kecamatan Kotamobagu Selatan, Rabu (5/2/2026).

Foto:Kominfo

 

Rapat strategis ini dihadiri unsur lengkap Forkopimda, di antaranya Kapolres Kotamobagu AKBP Irwanto, S.I.K., M.H., Kepala Kejaksaan Negeri Kotamobagu Saptono, S.H., pimpinan DPRD, Ketua Pengadilan Negeri Kotamobagu, perwakilan Dandim 1303/BM, Sekretaris Daerah Sofyan Mokoginta, para asisten, serta sejumlah kepala OPD Pemkot Kotamobagu.

Pembahasan diawali pemaparan Asisten I Pemkot Kotamobagu, Sahaya Mokoginta, S.STP., M.E., yang mengulas evaluasi pelaksanaan Pasar Senggol tahun 2025, termasuk persoalan tata lokasi, arus lalu lintas, dan ketertiban umum sebagai bahan pertimbangan kebijakan tahun ini.

 

Dalam arahannya, Wali Kota Weny Gaib menegaskan bahwa rapat Forkopimda secara prinsip menyetujui pelaksanaan Pasar Senggol 2026, namun dengan catatan utama: lokasi harus strategis, aman, dan tidak mengganggu kepentingan publik.

“Pasar Senggol tetap kita gelar karena ini tradisi tahunan dan memiliki dampak ekonomi langsung bagi masyarakat. Namun penentuan lokasi harus benar-benar memperhatikan ketertiban umum, kelancaran lalu lintas, serta keselamatan pejalan kaki,” tegas Wali Kota.

Foto:Kominfo

Menurutnya, kebijakan ini diambil sebagai bentuk keberpihakan pemerintah terhadap pelaku usaha kecil dan kebutuhan masyarakat menjelang Idul Fitri, tanpa mengorbankan kenyamanan dan keamanan publik.

 

Terkait lokasi, Wali Kota menyebutkan tiga alternatif yang sedang dikaji, yakni kawasan UDK, eks Rumah Sakit Datoe Binangkang, dan Gelora Ambang, sembari menunggu opsi tambahan yang disiapkan pemerintah daerah.

“Semua alternatif akan dikaji secara teknis bersama Forkopimda agar Pasar Senggol benar-benar tertata, aman, dan memberi manfaat maksimal bagi masyarakat,” ujarnya.

Diketahui, Pasar Senggol merupakan pasar musiman yang telah menjadi tradisi tahunan di Kotamobagu dan selalu menjadi magnet kunjungan masyarakat Bolaang Mongondow Raya menjelang Lebaran, sekaligus penggerak roda ekonomi rakyat(Bams*/)