Skip to main content
x
.

Rehabilitasi RTLH Dimulai, Satgas Gotong Royong Turunkan Genting Rumah Warga

Kabupaten Semarang. -  Semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap masyarakat kembali ditunjukkan oleh anggota Satgas Gotong Royong melalui kegiatan pembongkaran bagian atap Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Kegiatan yang diawali dengan menurunkan genting rumah tersebut menjadi langkah awal dimulainya proses rehabilitasi rumah agar lebih layak, aman, dan nyaman untuk dihuni oleh warga penerima bantuan.

Sejak pagi hari, anggota Satgas Gotong Royong bersama masyarakat setempat bergotong royong membongkar bagian atap rumah secara hati-hati. Satu per satu genting diturunkan sebagai tahapan awal sebelum dilakukan perbaikan pada rangka atap dan bagian bangunan lainnya yang mengalami kerusakan. Suasana penuh semangat dan kebersamaan terlihat selama proses pengerjaan, mencerminkan kuatnya nilai gotong royong yang terus dijaga di tengah masyarakat.Minggu(19/7/2026).

Kegiatan rehabilitasi RTLH ini tidak hanya berfokus pada perbaikan fisik bangunan, tetapi juga menjadi simbol hadirnya kepedulian terhadap warga yang membutuhkan. Dengan dimulainya proses pembongkaran atap, diharapkan pembangunan dapat berjalan lancar sehingga rumah yang sebelumnya kurang layak dapat berubah menjadi tempat tinggal yang sehat dan memberikan rasa aman bagi penghuninya.

Serka Amir menyampaikan bahwa setiap tahapan pekerjaan dilaksanakan secara cermat dan mengutamakan keselamatan. Dukungan masyarakat juga menjadi faktor penting yang mempercepat proses pengerjaan. Kehadiran warga yang turut membantu membuktikan bahwa semangat kebersamaan masih menjadi kekuatan utama dalam mewujudkan pembangunan yang bermanfaat bagi lingkungan sekitar.

Program rehabilitasi RTLH merupakan salah satu bentuk nyata kepedulian terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat. Melalui kerja sama antara Satgas Gotong Royong, pemerintah, dan warga, diharapkan semakin banyak rumah yang dapat diperbaiki sehingga keluarga penerima manfaat memperoleh tempat tinggal yang lebih layak.

Turunnya genting rumah pada hari ini bukan sekadar dimulainya pekerjaan konstruksi, melainkan menjadi awal lahirnya harapan baru bagi keluarga penerima bantuan. Dengan semangat gotong royong yang terus terpelihara, proses rehabilitasi diharapkan selesai tepat waktu dan memberikan manfaat jangka panjang, sekaligus memperkuat rasa persatuan, kepedulian sosial, dan kebersamaan dalam membangun kehidupan masyarakat yang lebih sejahtera.