Skip to main content
x
Isi Ramadan dengan Kebaikan, WBP Rutan Bengkulu Gelar Tadarus dan Pembinaan Keagamaan

Isi Ramadan dengan Kebaikan, WBP Rutan Bengkulu Gelar Tadarus dan Pembinaan Keagamaan

BENGKULU – Dalam rangka mengisi bulan suci Ramadan dengan kegiatan positif, warga binaan di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Bengkulu melaksanakan tadarus Al-Qur’an di Masjid At-Taubah. Kegiatan ini berlangsung sejak pukul 10.00 WIB hingga menjelang waktu salat zuhur.

Tadarus ini menjadi salah satu program rutin yang diadakan selama Ramadan sebagai bagian dari pembinaan keagamaan bagi warga binaan. Selain meningkatkan keimanan dan ketakwaan, kegiatan ini juga bertujuan untuk mempererat kebersamaan di antara sesama warga binaan serta memberikan ketenangan batin selama menjalani masa pidana.

Suasana tadarus berlangsung dengan khusyuk. Lantunan ayat suci Al-Qur’an terdengar merdu, menciptakan ketenangan bagi para peserta. Sejumlah warga binaan yang memiliki kemampuan membaca Al-Qur’an lebih baik ditunjuk sebagai pembimbing bagi rekan-rekan mereka yang masih belajar.

"Kami sangat bersyukur bisa menjalani Ramadan dengan tetap bisa membaca Al-Qur’an bersama. Kegiatan ini membuat hati kami lebih tenang dan memberikan semangat baru dalam menjalani kehidupan di sini," ujar salah satu warga binaan yang mengikuti tadarus.

Pihak Rutan Bengkulu mendukung penuh kegiatan tadarus ini sebagai bagian dari program pembinaan kepribadian berbasis keagamaan. Kepala Rutan Bengkulu, Yulian Fernando, menyampaikan bahwa Ramadan adalah momen yang tepat bagi warga binaan untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT.

"Kami ingin memberikan kesempatan bagi warga binaan untuk memperbaiki diri, salah satunya melalui pembinaan keagamaan. Dengan rutin membaca Al-Qur’an dan memahami maknanya, kami berharap mereka dapat menjadi pribadi yang lebih baik setelah menjalani masa pidana," ujar Yulian Fernando.

Ia juga menambahkan bahwa selain tadarus, pihak rutan juga mengadakan berbagai kegiatan keagamaan lainnya selama Ramadan, seperti salat tarawih berjamaah, tausiah keislaman, dan kajian tafsir Al-Qur’an. 

"Kegiatan tadarus ini tidak hanya sekadar membaca Al-Qur’an, tetapi juga menjadi sarana untuk meningkatkan pemahaman agama serta memperbaiki perilaku warga binaan. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan warga binaan dapat mengambil hikmah dari Ramadan dan menjadikannya sebagai momentum untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik. Pihak rutan pun berkomitmen untuk terus mendukung pembinaan keagamaan sebagai bagian dari program reintegrasi sosial bagi warga binaan," pungkas Yulian.