Skip to main content
x
Jamaah Nana Tour Ikuti Manasik Umroh, Ustadz Hamzah : Umroh Syakban 10 Hari Penuh Keberkahan

Jamaah Nana Tour Ikuti Manasik Umroh, Ustadz Hamzah : Umroh Syakban 10 Hari Penuh Keberkahan

‎Bengkulu – Jamaah umroh bersama Nana Tour Provinsi Bengkulu mengikuti kegiatan Manasik Umroh sebagai persiapan menjelang keberangkatan ibadah ke Tanah Suci. Keberangkatan jamaah dijadwalkan pada Senin, 9 Februari 2026, dengan penerbangan pukul 08.00 WIB dari Bengkulu menuju Jakarta.

‎Ibadah umroh yang diikuti jamaah Nana Tour ini akan berlangsung selama 10 hari, dengan rangkaian ibadah di Makkah dan Madinah, bertepatan dengan momentum bulan Syakban, bulan yang dikenal penuh keberkahan dan kemuliaan.

‎Manasik umroh dibuka oleh Ustadz Aipda Dr. Hamzah Mardiansyah, S.E., S.H., M.H, Wakil Ketua Lembaga Dakwah PW NU Provinsi Bengkulu, yang dalam tausiyahnya menekankan keutamaan bulan Syakban sebagai waktu terbaik untuk memperbanyak amal ibadah.

‎“Syakban adalah bulan yang sangat istimewa. Ia berada di antara dua bulan mulia, Rajab dan Ramadhan. Di bulan inilah amal perbuatan manusia diangkat dan dilaporkan kepada Allah SWT,” ujar Ustadz Hamzah.

‎Ia menjelaskan bahwa Rasulullah SAW sangat memuliakan bulan Syakban, bahkan memperbanyak puasa sunnah pada bulan tersebut.

‎“Para sahabat meriwayatkan, Rasulullah SAW tidak memperbanyak puasa sunnah di luar Ramadhan kecuali di bulan Syakban. Ini menjadi isyarat bahwa Syakban adalah waktu terbaik untuk memperbaiki diri dan meningkatkan ibadah,” jelasnya.

‎Dalam kesempatan tersebut, Ustadz Hamzah juga mengajak jamaah untuk menjadikan umroh Syakban sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT, bukan hanya secara fisik, tetapi juga secara spiritual.

‎“Manfaatkan bulan Syakban dengan memperbanyak puasa sunnah, membaca Al-Qur’an, shalawat, dzikir, dan istighfar. Semoga selama 10 hari umroh nanti, seluruh rangkaian ibadah kita diterima dan bernilai pahala yang besar di sisi Allah,” tuturnya.

‎Sementara itu, salah seorang jamaah umroh melalui Nana Tour, Sri Umiati, mengaku memilih Nana Tour karena dinilai amanah, transparan, dan memberikan pembinaan ibadah yang jelas sejak awal.

‎“Kami memilih Nana Tour karena sejak pendaftaran sudah dibimbing dengan baik. Manasiknya jelas, pembimbingnya berkompeten, dan kami merasa tenang karena pelayanannya amanah,” ungkapnya.

‎Jamaah lainnya, Sudaryanto Sungkono, juga menyampaikan alasan serupa. Menurutnya, Nana Tour memberikan rasa nyaman bagi jamaah, khususnya bagi mereka yang baru pertama kali menunaikan ibadah umroh.

‎“Ini umroh pertama saya. Saya memilih Nana Tour karena pelayanannya tertib, informasinya terbuka, dan pembimbing ibadahnya selalu mendampingi jamaah. Itu yang membuat kami yakin,” katanya.

‎Tema “Umroh Syakban Penuh Barokah” yang diusung Nana Tour dinilai sejalan dengan semangat mempersiapkan diri menyambut Ramadhan, sekaligus memanfaatkan waktu di mana rahmat dan ampunan Allah SWT terbuka luas.

‎Pemateri Manasik Umroh bersama Nana Tour Ustadz Heri Putra Efendi menegaskan komitmennya untuk memberikan pelayanan terbaik kepada jamaah selama perjalanan ibadah.

‎“Kami berkomitmen memberikan pelayanan yang nyaman, aman, nyata, dan amanah, serta memastikan jamaah dapat menjalankan ibadah dengan tenang selama 10 hari di Tanah Suci,” ujar Ustadz Heri.

‎Dengan adanya manasik umroh ini, diharapkan seluruh jamaah Nana Tour Provinsi Bengkulu dapat memahami tata cara ibadah umroh secara benar dan menjalankannya dengan penuh kekhusyukan.