Minta Hujan, Warga Pondok Suguh Laksanakan Salat Istisqa dan Do'a Ngubai
Wartaprima.com - Musim kemarau yang melanda hampir di seluruh wilayah Indonesia termasuk Kabupaten Mukomuko membuat sejumlah sumur warga di wilayah kecamatan Pondok Suguh mengalami kekeringan. Akibatnya, warga kesulitan mendapatkan air bersih.
Menyikapi hal tersebut, masyarakat setempat dari berbagai elemen, menggelar doa meminta hujan pada hari, Kamis (3/10/2019). Doa yang dipanjatkan oleh masyarakat Pondok Suguh ini dilakukan dengan cara agama dan adat setempat.
“Iya, Kamis (3/10/19) menggelar doa untuk meminta hujan bertempat di Desa Tunggang,” ujar Camat Pondok Suguh, Abdul Hadi, S.Sos ketika dikonfirmasi.
Pertama, dijelaskan camat, masyarakat setempat melaksanakan Salat Istisqa dipinggir Sungai Tunggang yang dihadiri ratusan masyarakat. Setelah itu dilaksanakan doa secara adat setempat yakni doa Ngubai.
“Brtindak sebagai Imam KH Drs Wazir Dahlan pimpinan Pondok Pesantren PPDA, khatib Ust A’as Ansori, S.Sos.I,” sampai camat.
Dijelaskan camat, Ngubai adalah tradisi adat masyarakat Pondok Suguh sebagai wujud pemanjatan doa untuk meminta hujan. Ngubai adalah Kegiatan membentang jaring/ubai yang terbuat dari janur aren atau kelapa. Jaring yang terbuat dari janur kelapa ini dibentang selebar sungai dan ditarik secara bersama-sama sepanjang 1 km dari hulu ke hilir.
“Ada lima jaring atau Ubai yang dibuat oleh panitia,” sampainya.
Dengan telah diselenggarakannya doa-doa ini, masyarakat berharap hujan segera turun. Air-air sumur kembali melimpah dan sungai-sungai yang sudah menyusut kembali membesar.
“Harapan semua masyarakat hujan segera turun” pungkasnya. (Yk)
