LPKA Bengkulu Terus Optimalkan Pembinaan Anak Didik
BENGKULU - Lembaga Pemasyarakatan Khusus Anak hingga saat ini terus melakukan peningkatan pembinaan anak didik. Baik dari segi pendidikan Formal maupun dari segi Non Formal. Kepala LPKA Kelas II Bengkulu Ahmad Junaidi Jumat (7/10) didampingi Kasi Pembinaan Afzel Fismar mengatakan, saat ini pihaknya terus berupaya meningkatkan pembinaan bagi anak didik yang ada. Jumlah saat ini, terhitung ada sebanyak 58 anak didik yang menempati Lembaga Pemasyarakatan tersebut.
Untuk pendidikan Formal LPKA Bengkulu telah berkerjasama dengan beberapa Sekolah negeri maupun swasta guna meningkatkan dan meneruskan pendidikan formal bangku sekolah.
"Sehingga kita harapkan tidak ada anak didik yang tidak lulus sekolah baik itu dari Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas. Mereka mengikuti ujian paket A, B maupun C sama seperti anak anak diluar. Hak hak mereka juga terpenuhi," ujar Ahmad.
Sistem pembelajaran dibagi dengan dua, baik tatap muka dan sistem daring. Selain itu, anak didik yang ada juga mengikuti Ujian dengan mengerjakan soal melalui Group Whatsapp nantinya ini melalui sistem daring. Untuk tatap muka anak didik, diberikan ruangan pembelajaran. Kendati demikian, anak didik yang mengikuti pendidikan formal atau sekolah ini harus melengkapi dokumen pendidikan nya.
"Karena ada beberapa anak didik juga yang tidak lengkap dapodik (data pokok pendidikan.red), artinya ada berkas yang tidak lengkap maka ini menjadi kendala. Untuk saat ini hanya ada sembilan anak yang tidak terdaftar dapodik nya," tambahnya.
Tak hanya itu, anak didik juga mengikuti kegiatan Pembinaan Non Formal. Diantaranya anak didik diberikan pelatihan kemandirian seperti dapat berketrampilan las listrik, bertanam hidroponik, kerajinan mebeler, pangkas rambut dan pemeliharaan AC.
"Untuk pembinaan Las listrik, bertanam hidroponik, pemeliharaan AC dan pangkas Rambut ini mereka diberikan sertifikat. Kita sudah berkerjasama dengan UPTD Pelatihan Kerja Bengkulu. Yang nantinya dapat digunakan oleh anak didik, dan dapat langsung berkerja," tambahnya.
Masih Kepala LPKA, untuk organisasi pendidikan anak didik diberikan pembinaan Pramuka. Ada sebanyak 20 anak didik mengikuti kegiatan, beberapa waktu lalu LPKA Bengkulu berhasil meraih juara dalam materi masak rimba.
"Selain itu, untuk dibidang kesenian ada musik dhol tradisional. Ini suatu kebanggan karena setiap instansi sering mengajak anak didik untuk tampil. Untuk bidang rohani, juga ada anak didik juga terus mengikuti kegiatan kegiatan bagi yang muslim dapat mengaji menjadi tahfidz alquran. Harapan kita bersama seluruh anak dapat menghafal 20 ayat alquran, dan saat ini ada beberapa anak didik yang sudah lancar hafalan tersebut," katanya.
Selain itu, pihaknya mengutamakan kesehatan anak didik dengan sesuai prosedur dimana setiap penerimaan anak didik baru diwajibkan untuk menjalani asesment.
"Kita juga sudah ada klinik kesehatan, dengan 3 orang tenaga perawat dan 1 dokter yang berkerjasama dengan Puskesmas Bentiring. Kalau untuk rumah sakit Rujukan sudah melakukan MoU bersama Rumah Sakit HD Kota Bengkulu. Harapan kami tentunya, dalam pembinaan ini dapat terus dioptimalkan bagi anak didik sehingga saat keluar nanti mereka dapat berguna bagi masyarakat sekitar dan keluarga bahkan tidak mengulangi perbuatan nya lagi," sampainya.
