Program Sabtu Ceria Lapas Perempuan Bengkulu Intensifkan Pelayanan Warga Binaan
Kota Begkulu - Lapas Perempuan Bengkulu gelar acara Satria Berkuda, Sabtu(11/11). Satria Berkuda adalah singkatan dari Sabtu Ceria Bersama Keluarga Narapidana dan Tahanan. Kegiatan ini digagas oleh Kalapas Perempuan Bengkulu, Gayatri Rachmi Rilowati. Dengan konsep penuh kehangatan keluarga, warga binaan dan keluarganya bisa bercengkrama sambil menikmati hiburan dan beragam kudapan yang telah tersedia.
Acara dibuka langsung secara resmi oleh Kalapas, dalam sambutannya, Gayatri juga menegaskan bahwa seluruh layanan Lapas Perempuan Bengkulu tidak dipungut biaya dalam bentuk apapun.
Kudapan yang tersedia merupakan buatan warga binaan dan pedangang UMKM juga terlibat, menambah pemasukan Bengkel Kerja Lapas Perempuan Bengkulu.
“Dalam kegiatan ini, warga binaan dapat merasakan kehangatan keluarga meskipun berada di dalam lapas,” kata Gayatri.
Keluarga warga binaan terlihat antusias dan ceria tampak dari jumlah pengunjung yang terus meningkat.
Satria Berkuda ini diharapkan dapat memberikan hiburan dan kebahagiaan tersendiri bagi warga binaan dan keluarganya.
Dengan melibatkan UMKM dan warga binaan, kegiatan ini juga dapat memberikan manfaat ekonomi bagi Bengkel Kerja Lapas Perempuan Bengkulu dan pedagang UMKM luar.
“Bagi-bagi rezeki ke pedagang (UMKM),” tambahnya.
Kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi wadah bagi warga binaan untuk berkreasi dan berkontribusi dalam pembuatan kudapan. Ini merupakan salah satu upaya Kalapas Perempuan Bengkulu dalam menjaga kestabilan mental dan emosional warga binaan. Dengan mendapatkan kesempatan untuk berkumpul dengan keluarga dan merasakan kehangatan keluarga, diharapkan rasa rindu mereka dapat teratasi. Kegiatan Satria Berkuda ini adalah bukti nyata upaya Kalapas Perempuan Bengkulu dalam memperhatikan warga binaan.
“Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang positif bagi warga binaan dan keluarganya serta mendukung pemasukan Bengkel Kerja Lapas Perempuan Bengkulu dan pedagang UMKM,” tutup Gayatri.
