Sambut Ramadhan, Warga Binaan Rutan Bengkulu Laksanakan Sholat Tarawih Perdana dengan Khidmat
Bengkulu – Menyambut bulan suci Ramadhan 1446 H, warga binaan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Bengkulu melaksanakan sholat tarawih berjamaah untuk pertama kalinya pada Jumat (28/2) malam. Ibadah ini berlangsung khidmat di Masjid At-Taubah Rutan Bengkulu, dengan antusiasme tinggi dari para warga binaan yang ingin meraih keberkahan di bulan penuh ampunan ini.
Pelaksanaan sholat tarawih ini merupakan bagian dari program pembinaan keagamaan di Rutan Bengkulu, yang bertujuan untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan warga binaan selama menjalani masa pidana. Sejak sore hari, warga binaan tampak mempersiapkan diri untuk menjalankan ibadah, mulai dari berwudhu hingga mengenakan pakaian bersih untuk menunaikan sholat Isya dan tarawih berjamaah.
Kepala Rutan Bengkulu, Yulian Fernando, menyampaikan bahwa sholat tarawih berjamaah ini menjadi momentum penting bagi warga binaan untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT. “Ramadhan adalah bulan penuh rahmat dan ampunan. Kami berharap kegiatan ibadah seperti ini dapat menjadi sarana bagi warga binaan untuk introspeksi diri serta meningkatkan kualitas spiritual mereka,” ujar Yulian.
Dalam pelaksanaan sholat tarawih malam pertama ini, imam yang bertugas membacakan surat-surat Al-Qur'an dengan penuh kekhusyukan. Para warga binaan pun mengikuti rangkaian ibadah dengan tertib, mulai dari sholat Isya, sholat tarawih, sholat witir hingga doa bersama. Suasana masjid yang dipenuhi lantunan ayat suci Al-Qur'an menambah kekhidmatan ibadah pada malam tersebut.
Salah satu warga binaan yang turut serta dalam sholat tarawih mengaku bersyukur masih bisa menjalankan ibadah Ramadhan meski berada di dalam rutan. “Alhamdulillah, kami tetap bisa merasakan nuansa Ramadhan di sini. Ini kesempatan bagi kami untuk memperbaiki diri dan semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT,” ungkapnya.
Selain sholat tarawih berjamaah, Rutan Bengkulu juga telah menyiapkan berbagai program keagamaan selama bulan Ramadhan. Di antaranya adalah tadarus Al-Qur'an, ceramah keagamaan, serta kegiatan sosial seperti pembagian takjil dan santunan bagi warga binaan yang membutuhkan. Program ini diharapkan dapat membangun suasana Ramadhan yang penuh berkah dan menjadi momen pembinaan spiritual bagi warga binaan.
Pelaksanaan sholat tarawih ini juga berlangsung dengan pengawasan petugas Rutan Bengkulu guna memastikan keamanan dan ketertiban selama ibadah. Para petugas turut berpartisipasi dalam sholat berjamaah, sehingga menciptakan kebersamaan dan keharmonisan antara warga binaan dan petugas.
"Dengan dimulainya ibadah tarawih perdana ini, diharapkan warga binaan dapat menjalankan bulan Ramadhan dengan penuh keikhlasan dan mendapatkan manfaat spiritual yang mendalam. Rutan Bengkulu berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan positif bagi warga binaan, khususnya dalam pembinaan keagamaan, agar mereka dapat menjadi pribadi yang lebih baik setelah menjalani masa hukuman," pungkas Yulian.
