Sinergi TNI dan Warga Jadi Kunci Keberhasilan Pembangunan
Kabupaten Semarang – Pelaksanaan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Kodim 0714/Salatiga di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, memasuki hari ke-8 dengan progres pekerjaan yang mulai menunjukkan hasil nyata.
Berbagai sasaran fisik yang dikerjakan secara bergotong royong oleh personel Satgas TMMD bersama masyarakat kini tampak mengalami perkembangan signifikan. Pengerjaan infrastruktur terus dikebut agar seluruh target dapat diselesaikan tepat waktu dengan tetap mengutamakan kualitas.Kamis (22/07)
Semangat kebersamaan antara TNI, pemerintah daerah, dan warga menjadi kunci utama percepatan pembangunan. Setiap hari, personel Satgas TMMD bersama masyarakat bahu-membahu menyelesaikan setiap tahapan pekerjaan dengan penuh semangat dan dedikasi.
Komandan Satgas TMMD Reguler ke-129 Kodim 0714/Salatiga menyampaikan bahwa memasuki hari ke-8, hasil kerja keras seluruh personel dan warga mulai terlihat. Meski demikian, seluruh anggota Satgas tetap menjaga ritme kerja agar seluruh sasaran fisik maupun nonfisik dapat tercapai sesuai rencana.
"Alhamdulillah, memasuki hari ke-8 progres pekerjaan menunjukkan hasil yang menggembirakan. Ini merupakan buah dari semangat gotong royong dan sinergi antara TNI, pemerintah daerah, serta masyarakat Desa Cukil. Kami optimistis seluruh sasaran TMMD dapat diselesaikan sesuai target," ujarnya.
Warga Desa Cukil pun menyambut baik pelaksanaan TMMD karena manfaatnya mulai dirasakan. Kehadiran Satgas TMMD tidak hanya mempercepat pembangunan infrastruktur desa, tetapi juga mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.
Melalui Program TMMD Reguler ke-129, Kodim 0714/Salatiga terus berkomitmen mendukung percepatan pembangunan di wilayah pedesaan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat. Program TMMD merupakan salah satu bentuk operasi bakti TNI yang bertujuan membantu percepatan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sinergi dengan pemerintah daerah dan warga.
