Rilis Akhir Tahun 2025, Polres Bengkulu Selatan Ungkap 259 Kasus dan Perkuat Ketahanan Pangan
Bengkulu Selatan – Polres Bengkulu Selatan menggelar Konferensi Pers Akhir Tahun 2025 pada Rabu (31/12/2025) pukul 10.30 WIB di Ruang Command Center Polres Bengkulu Selatan. Kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolres Bengkulu Selatan AKBP Awilzan, S.I.K., M.H., serta dihadiri jajaran pejabat utama Polres Bengkulu Selatan dan awak media.
Dalam paparannya, Kapolres menyampaikan bahwa sepanjang tahun 2025 Polres Bengkulu Selatan berhasil menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif, meskipun terdapat peningkatan jumlah laporan tindak pidana.
Sepanjang tahun 2025 tercatat 259 kasus tindak pidana, meningkat dibandingkan tahun 2024 yang berjumlah 234 kasus atau naik sebesar 10,68 persen. Sementara tingkat penyelesaian perkara juga mengalami peningkatan dari 165 kasus (2024) menjadi 172 kasus (2025) atau naik 4,24 persen.
Kasus Menonjol 2025
Beberapa jenis kejahatan yang menjadi perhatian sepanjang tahun 2025 antara lain:
Curat: 63 kasus
Curanmor: 29 kasus
Perlindungan anak: 28 kasus
Penganiayaan: 26 kasus
Penipuan: 14 kasus
Curas: 4 kasus
Pembunuhan: 3 kasus
Penyalahgunaan senjata api ilegal: 1 kasus
Pengungkapan Narkoba
Satresnarkoba Polres Bengkulu Selatan selama 2025 berhasil mengungkap:
14 kasus sabu dengan 20 tersangka
2 kasus ganja dengan 2 tersangka
1 kasus obat-obatan dengan 2 tersangka
Barang bukti yang diamankan meliputi 119,73 gram sabu, 98,71 gram ganja, dan 1.530 butir obat Samcodin. Dari total 14 kasus, sebanyak 11 perkara dinyatakan lengkap (P21) dan 3 perkara masih dalam tahap penyidikan.
Lalu Lintas dan Operasi Kepolisian
Kasus kecelakaan lalu lintas meningkat dari 54 kasus (2024) menjadi 107 kasus (2025). Korban meninggal dunia juga meningkat dari 24 menjadi 28 orang. Namun, kerugian materiil menurun signifikan dari Rp227,9 juta menjadi Rp101 juta.
Sepanjang 2025, Polres Bengkulu Selatan juga melaksanakan berbagai operasi kepolisian, seperti Ops Mantap Praja, Ops Ketupat Nala, Ops Antik Nala, Ops Zebra Nala, dan Ops Lilin, serta operasi kontinjensi Aman Nusa I dan II.
Ketahanan Pangan dan Pasar Murah
Dalam mendukung program ketahanan pangan nasional, Polres Bengkulu Selatan menanam jagung di lahan seluas 124,14 hektare, dengan hasil panen 49 hektare dan total produksi 167,20 ton sepanjang 2025.
Melalui Gerakan Pasar Murah, Polres Bengkulu Selatan juga berhasil menyalurkan 228 ton beras, melampaui target awal 185 ton, sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat.
Kapolres Bengkulu Selatan menegaskan komitmen jajarannya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, menjaga stabilitas keamanan, serta berkontribusi dalam pembangunan kesejahteraan masyarakat Bengkulu Selatan.
