Skip to main content
x
Rutan Bengkulu

Rutan Bengkulu Ikut Dalam Monitoring Evaluasi Rencana Kerja Tahunan Secara Virtual

BENGKULU - Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia RI melalui Biro Perencanaan menggelar kegiatan Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Kerja Tahunan Reformasi Birokrasi di Lingkungan Kemenkumham Triwulan IV (B12) Tahun 2023. Kegiatan yang diselenggarakan secara terpusat di Hotel Harper Malioboro Yogyakarta pada selasa (5/12) tersebut diikuti secara virtual oleh jajaran Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Bengkulu yang diwakili oleh Kasubsi Pengelolaan, Hengki Alowan beserta sejumlah Tim Reformasi Birokrasi (RB) Rutan Kelas IIB Bengkulu. Kegiatan tersebut juga dihadiri langsung oleh 214 peserta dari Kantor Wilayah se-Indonesia.

Kegiatan diawali dengan laporan pelaksanaan kegiatan yang disampaikan oleh perwakilan Biro Perencanaan, Jusneni. Lalu dilanjutkan dengan sambutan dari Inspektur Wilayah (Irwil) II, Lilik Sujandi. Acara dibuka secara langsung oleh Inspektur Jenderal, Ir. Razilu dimana dalam arahannya Razilu menegaskan bahwa pembangunan RB merupakan isu pokok yang dihadapi pemerintah dalam membangun negeri. Razilu juga mengungkapkan sejumlah faktor yang menyebabkan menurunnya indeks RB di Kemenkumham. Untuk itu Razilu berharap melalui kegiatan tersebut seluruh jajaran dapat segera melakukan pembenahan agar nantinya Kemenkumham mampu meraih target indeks RB pada Tahun 2023 dengan nilai 85 predikat Sangat Baik.

"Disini dapat saya jelaskan ada 6 indikator penyebab menurunnya Indeks RB Kemenkumham pada saat ini. Yaitu managemen SDM yang belum terkelola dengan baik, capaian kinerja belum dijadikan dasar sebagai penentu prestasi satuan kerja, aplikasi untuk memonitor capaian kinerja belum terintegrasi, inovasi belum tersosialisasi, mitigasi resiko belum optimal dan pemantauan WBK/WBBM masih secara Administratif. Disini kita harus fokus dalam pemecahan masalah tersebut. Harapan kita tahun ini Kemenkumham mampu meraih target indeks RB pada Tahun 2023 dengan nilai 85 predikat Sangat Baik," ujar Razilu.

Usai acara pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi dari sejumlah narasumber, diantaranya Staf Ahli Menteri Bidang Penguatan Reformasi Birokrasi, Asep Kurnia, Staf Ahli Menteri Bidang Ekonomi, Lucky A. Binarto, Staf Khusus Menteri Bidang Isu-Isu Strategis, Krismono dan Auditor Utama, Budi.