Tokoh Masyarakat Pati Serukan Persatuan dan Kondusivitas Jelang Aksi
Wartaprima.com, Pati — Aliansi Tokoh Masyarakat Pati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusivitas daerah di tengah dinamika penyampaian aspirasi yang berkembang menjelang pelaksanaan aksi. Masyarakat diimbau tidak mudah terprovokasi dan tetap mengedepankan ketertiban, keamanan, serta persatuan.
Ajakan tersebut disampaikan dalam musyawarah yang diikuti berbagai unsur masyarakat, mulai dari organisasi kemasyarakatan, lembaga swadaya masyarakat, lembaga bantuan hukum, tokoh agama, hingga sejumlah elemen masyarakat Kabupaten Pati.
Ketua Aliansi Tokoh Masyarakat Pati, Sulem Habibi, mengatakan penyampaian pendapat merupakan bagian dari kehidupan demokrasi yang harus dihormati. Namun, menurutnya, setiap aksi perlu dilaksanakan secara tertib dan damai tanpa mengganggu keamanan maupun aktivitas masyarakat.
“Pati adalah rumah kita bersama. Karena itu, mari kita saling menjaga stabilitas keamanan dan kenyamanan untuk sesama,” ujar Habibi.
Ia menegaskan bahwa masyarakat tetap memiliki hak untuk menyampaikan kritik, aspirasi, maupun pendapat. Kendati demikian, kebebasan tersebut harus dijalankan secara bertanggung jawab serta tetap berpedoman pada ketentuan yang berlaku.
Senada, perwakilan PCNU Kabupaten Pati, Abdul Majid, mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpancing oleh ajakan maupun informasi yang berpotensi menimbulkan gesekan menjelang aksi.
Menurutnya, menjaga stabilitas keamanan bukan hanya berkaitan dengan ketertiban, tetapi juga berpengaruh terhadap kelancaran aktivitas ekonomi dan kehidupan masyarakat sehari-hari.
Sementara itu, Ketua Ormas Squad Nusantara, Doni, menyatakan pihaknya siap ikut menjaga ketenteraman wilayah bersama elemen masyarakat lainnya.
“Kita boleh berbeda organisasi, tetapi kita memiliki rumah yang sama, yaitu Kabupaten Pati. Karena itu, mari kita jaga bersama. Jangan sampai kepentingan kelompok mengalahkan kepentingan masyarakat,” tegasnya.
Aliansi Tokoh Masyarakat Pati juga mendorong agar setiap kegiatan yang melibatkan massa, baik demonstrasi, audiensi, maupun bentuk penyampaian aspirasi lainnya, dilakukan melalui koordinasi yang baik. Dengan demikian, kegiatan dapat berlangsung tertib tanpa mengganggu keamanan serta aktivitas masyarakat.
Aliansi turut mengajak seluruh warga Pati untuk mempertahankan persatuan dan tidak membawa nama Kabupaten Pati untuk kepentingan kelompok maupun tindakan yang berpotensi memicu konflik.
“Yang terpenting adalah Pati tetap aman, masyarakat tetap dapat beraktivitas, dan setiap aspirasi dapat disampaikan melalui cara yang damai dan bertanggung jawab,” pungkas Habibi. (**)
