Skip to main content
x
BAZNAS RI Harapkan Bengkulu Jadi Percontohan Nasional Tata Kelola Zakat, 13 Program Unggulan Disiapkan

BAZNAS RI Harapkan Bengkulu Jadi Percontohan Nasional Tata Kelola Zakat, 13 Program Unggulan Disiapkan

Wartaprima.com – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI berharap Provinsi Bengkulu mampu menjadi salah satu contoh nasional dalam penerapan tata kelola zakat yang profesional, transparan, dan akuntabel.

Harapan tersebut disampaikan Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengawasan dan Pengendalian, Hj. Neyla Saida Anwar, M.H., M.Hum., saat menutup rangkaian verifikasi faktual terhadap 10 calon pimpinan BAZNAS Kabupaten Kaur dan Kota Bengkulu, Kamis (29/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Kantor Wali Kota Bengkulu dan Media Center BAZNAS Provinsi Bengkulu tersebut turut didampingi Kepala Bagian Pembinaan Daerah BAZNAS RI, H. Putra Erianton, Lc.

Dalam arahannya, Neyla mengungkapkan bahwa dirinya kembali ke Jakarta dengan membawa harapan besar terhadap perkembangan pengelolaan zakat di Provinsi Bengkulu. Ia menilai, proses verifikasi faktual berjalan lancar dan memperlihatkan antusiasme serta potensi yang perlu terus dikembangkan.

"Alhamdulillah, seluruh rangkaian verifikasi faktual di Bengkulu, baik untuk Kota Bengkulu maupun Kabupaten Kaur berjalan lancar. Kami melihat antusiasme dan potensi yang luar biasa. Kami pulang membawa harapan, semoga pimpinan yang terpilih nanti benar-benar menjaga amanah ini," ujar Neyla.

Ia juga menitipkan dua pesan penting kepada calon pimpinan yang nantinya ditetapkan. Pertama, senantiasa berpegang teguh pada prinsip 3 Aman, yakni Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI.

Menurutnya, prinsip tersebut merupakan landasan utama yang harus dijaga dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai pimpinan BAZNAS.

Kedua, BAZNAS diharapkan tidak hanya berorientasi pada penghimpunan dan penyaluran dana zakat, tetapi juga mampu menggerakkan pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui program zakat produktif.

"BAZNAS ini bukan hanya lembaga yang menghimpun, tapi harus menggerakkan. Zakat harus produktif, harus bisa mengantarkan mustahik menjadi muzaki," tegasnya.

Lebih lanjut, Neyla menyampaikan bahwa BAZNAS RI di bawah kepemimpinan Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., telah menyiapkan 13 program unggulan yang berpeluang dilaksanakan di Provinsi Bengkulu.

Program-program tersebut direncanakan mulai diturunkan setelah pelaksanaan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) dan pelantikan pimpinan BAZNAS definitif. Namun, implementasinya akan terlebih dahulu disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat melalui koordinasi bersama BAZNAS Provinsi dan pemerintah daerah.

"InsyaAllah, setelah Rakorda dan pimpinan definitif dilantik, program-program unggulan BAZNAS Pusat akan kita turunkan ke Bengkulu. Tentu kita akan saring dulu bersama BAZNAS Provinsi dan Pemda, mana yang paling dibutuhkan masyarakat Bengkulu," ungkapnya.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Provinsi Bengkulu, H. Yulkamra, M.Pd., menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran langsung jajaran BAZNAS RI di Bengkulu. Kehadiran tersebut dinilai sebagai bentuk perhatian sekaligus pembinaan dalam memperkuat kelembagaan BAZNAS di daerah.

Dengan berakhirnya tahapan verifikasi faktual ini, proses selanjutnya akan memasuki tahap penetapan dan pelantikan pimpinan BAZNAS Kota Bengkulu dan Kabupaten Kaur untuk masa jabatan 2026–2031.

Diharapkan, kepemimpinan baru nantinya dapat memperkuat tata kelola zakat, meningkatkan kepercayaan masyarakat, serta memperluas manfaat zakat bagi pemberdayaan dan kesejahteraan masyarakat di Provinsi Bengkulu.