Cegah Kenakalan Remaja, Polresta Bengkulu Gencarkan Penyuluhan Kamtibmas di Kalangan Pelajar
BENGKULU - Upaya mencegah kenakalan remaja terus dilakukan Polresta Bengkulu melalui langkah preemtif dengan menyasar kalangan pelajar. Salah satunya melalui kegiatan penyuluhan Kamtibmas kepada siswa-siswi SMK Negeri 3 Kota Bengkulu, Senin (28/09/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 WIB tersebut dilaksanakan di Masjid Baitul Ilmi dan diikuti oleh para siswa-siswi SMK Negeri 3 Kota Bengkulu. Dalam kegiatan tersebut, personel Polresta Bengkulu memberikan edukasi dan pemahaman mengenai berbagai bentuk kenakalan remaja yang berpotensi merusak masa depan generasi muda.
Penyuluhan tersebut menjadi bagian dari langkah pencegahan yang dilakukan kepolisian untuk membangun kesadaran pelajar agar mampu menjauhi berbagai perilaku negatif serta tidak mudah terpengaruh lingkungan yang dapat mengarah pada tindakan melanggar hukum.
Kegiatan diisi oleh personel Polresta Bengkulu, yakni IPDA Arif, AIPTU Mugiono, BRIPKA Heru dan BRIPDA Afta. Para personel menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas sekaligus mengajak para pelajar untuk menjaga pergaulan, meningkatkan disiplin serta menggunakan waktu dengan kegiatan yang positif.
Kapolresta Bengkulu Kombes Pol Rahmad Hidayat, S.S., M.H., melalui Kasat Binmas Polresta Bengkulu AKP Nurlaila, mengatakan bahwa upaya pencegahan kenakalan remaja harus dilakukan sejak dini, salah satunya dengan memberikan pemahaman langsung kepada para pelajar.
“Polresta Bengkulu terus mengedepankan langkah preemtif dengan memberikan edukasi kepada generasi muda. Kita ingin para pelajar memahami bahwa setiap tindakan yang dilakukan hari ini dapat berdampak terhadap masa depan mereka,” ujar AKP Nurlaila menyampaikan pesan Kapolresta Bengkulu.
Menurutnya, lingkungan pergaulan menjadi salah satu faktor yang perlu mendapatkan perhatian. Karena itu, para pelajar diharapkan mampu memilih teman dan lingkungan yang memberikan pengaruh positif serta tidak mudah mengikuti ajakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.
“Para siswa harus mampu menjaga diri dan memilih pergaulan yang sehat. Jangan sampai hanya karena ikut-ikutan, akhirnya terlibat dalam kenakalan remaja yang dapat merusak masa depan dan berhadapan dengan konsekuensi hukum,” tambahnya.
Lebih lanjut, Polresta Bengkulu juga mengajak pihak sekolah, orang tua dan seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mengambil peran dalam melakukan pengawasan dan pembinaan terhadap generasi muda.
“Pencegahan kenakalan remaja bukan hanya menjadi tugas kepolisian. Dibutuhkan sinergi antara sekolah, orang tua dan lingkungan masyarakat. Dengan kepedulian bersama, potensi munculnya berbagai gangguan Kamtibmas yang melibatkan anak-anak muda dapat kita cegah sejak awal,” jelas AKP Nurlaila.
Melalui kegiatan penyuluhan tersebut, Polresta Bengkulu berharap para pelajar tidak hanya memahami bahaya kenakalan remaja, tetapi juga mampu menjadi generasi muda yang disiplin, bertanggung jawab dan memiliki masa depan yang positif.
“Kami berharap para pelajar dapat menjadi generasi yang membanggakan keluarga, sekolah dan daerah. Gunakan masa muda untuk belajar, berkarya dan melakukan kegiatan positif. Jangan biarkan masa depan rusak karena salah memilih pergaulan,” pungkasnya.
Kegiatan penyuluhan Kamtibmas tersebut berlangsung dengan aman dan lancar. Polresta Bengkulu menegaskan bahwa kegiatan preemtif serupa akan terus dilakukan sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang aman sekaligus melindungi generasi muda dari berbagai bentuk kenakalan remaja.
