Dalam Rangka Harlah Ke-27 PKB, DPW PKB Provinsi Bengkulu Gelar Istighosah dan Santuni Anak Yatim
Bengkulu – Dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-27 PKB, Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Provinsi Bengkulu menggelar kegiatan khataman Al-Qur’an, istighosah dan pemberian santunan kepada anak-anak yatim dari Yayasan Al Jamil serta doa bersama yang digelar di Sekretariat DPW PKB Bengkulu, Jalan Tribrata, Kota Bengkulu, Rabu (23/7).
Acara tersebut diawali dengan pembacaan Surat Yasin, Tahlil dan Shalawat, dilanjutkan Istighosah, pembacaan doa untuk keselamatan bangsa dan pemberian santunan secara simbolis kepada anak-anak yatim dan dihadiri oleh pengurus DPW PKB Bengkulu, tokoh agama, serta perwakilan yayasan. Hadir dalam kegiatan itu antara lain Ketua Dewan Syuro DPW PKB KH M. Kosim, Kyai Ahmad Imam Royani dari DPC PKB Bengkulu Tengah dan jajaran pengurus lainnya.
Dalam sambutannya Ketua DPW PKB Provinsi Bengkulu H. Zainal, yang diwakili Wakil Ketua, Suroto mengatakan bahwa kegiatan ini instruksi DPP PKB guna memperkuat ruh perjuangan politik yang bersih, amanah, dan berpihak pada rakyat kecil.
“Istighosah ini bukan hanya bagian dari instruksi DPP PKB, tetapi juga momentum untuk memperkuat ruh perjuangan politik yang bersih, amanah dan berpihak pada rakyat kecil,” ujar Suroto.

Suroto menegaskan, kegiatan ini merupakan bentuk konsolidasi batin bagi kader-kader PKB dalam menghadapi agenda politik lima tahunan seperti Pilkada dan Pemilu 2029. Ia juga menyampaikan pesan Ketua Umum DPP PKB, Dr. (H.C.) Abdul Muhaimin Iskandar, agar seluruh jajaran wilayah hingga cabang melaksanakan doa bersama secara serentak.
“PKB lahir dari rahim umat, maka kepedulian terhadap anak yatim dan masyarakat kecil adalah bagian dari DNA perjuangan kami,” tambah Suroto.
Sementara itu melalui by phone, H. Zainal yang sedang menghadiri Halrah di DPP menambahkan bahwa kegiatan ini dapat bermanfaat bagi Bangsa Indonesia, masyarakat khususnya.
"Selain mendoakan para pendiri PKB maupun para ulama, PKB semakin dikenal oleh masyarakat secara meluas baik lokal maupun Nasional bahkan mendunia dan semoga PKB kedepan semakin bermanfaat bagi Bangsa Indonesia, masyarakat khususnya," tambah Zainal.
Dengan pemotongan tumpeng dan makan bersama sebagai simbol kebersamaan dan syukur, acara di tutup.(Iy)
