Lapas Arga Makmur Panen 33 Kg Sawi dan Kangkung, Dukung Program Ketahanan Pangan
Bengkulu Utara — Lapas Kelas IIB Arga Makmur terus mengoptimalkan lahan produktif di lingkungan pemasyarakatan untuk mendukung program ketahanan pangan sekaligus pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).
Terbaru, Lapas Kelas IIB Arga Makmur melaksanakan panen Sawi dan Kangkung di area beranggang, Selasa (15/9/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.
Dari lahan pertanian seluas kurang lebih 360 meter persegi, petugas bersama WBP yang tergabung sebagai Tamping Kegiatan Kerja berhasil memanen sekitar 33 kilogram Sawi dan Kangkung.
Kegiatan panen dilakukan dengan pendampingan dan pengawasan langsung dari Staf Kegiatan Kerja Lapas Kelas IIB Arga Makmur.
Sebelum memasuki masa panen, lahan tersebut telah melalui sejumlah tahapan, mulai dari pengolahan tanah, pembuatan bedengan, penanaman bibit, penyiraman hingga pemeliharaan dan perawatan tanaman secara rutin.
Hasil panen tersebut menjadi salah satu bukti bahwa pemanfaatan lahan yang tersedia di lingkungan Lapas dapat memberikan hasil produktif sekaligus menjadi media pembinaan bagi WBP.
Melalui kegiatan tersebut, WBP tidak hanya dilibatkan dalam menghasilkan komoditas pertanian, tetapi juga mendapatkan pengalaman dan keterampilan praktis dalam mengelola lahan serta melakukan budidaya tanaman.
Program pertanian ini juga menjadi bagian dari upaya Lapas Kelas IIB Arga Makmur dalam mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional dan Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia.
Selain aspek produktivitas, kegiatan pertanian diharapkan mampu membentuk karakter WBP, terutama dalam hal kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama dan etos kerja.
Kepala Lapas Kelas IIB Arga Makmur, Yulian Fernando, melalui kegiatan tersebut juga mendorong agar pemanfaatan lahan pertanian terus dilakukan secara berkelanjutan.
Setelah panen, lahan akan kembali diolah dan dipersiapkan untuk masa tanam berikutnya sehingga kegiatan pertanian dapat terus berjalan dan memberikan hasil secara berkesinambungan.
Seluruh rangkaian kegiatan panen berlangsung aman, tertib, lancar dan kondusif.
