Monev Pembangunan Fisik Kepahiang, Bupati Zurdi Nata Tegaskan Kualitas Proyek Adalah Harga Mati
Kepahiang, Wartaprima.com - Bupati Kepahiang H. Zurdi Nata, S.Ip melakukan monitoring dan evaluasi (monev) pembangunan fisik yang bersumber dari APBD Kabupaten Kepahiang Tahun Anggaran 2026, Selasa 19 September 2026.
Dalam monev tersebut Bupati didampingi Asisten Bidang Ekonomi Pembangunan, Sekretaris Dinas PU dan sejumlah staf terkait. Monev dilakukan dengan turun langsung ke lokasi proyek.
"Terima kasih, hari ini kita bersama asisten bidang ekonomi pembangunan dan juga sekretaris dinas pembangunan dan beberapa staf lainnya kita monitoring evaluasi pembangunan fisik yang ada di Kepahiang tahun anggaran 2026 yang sumbernya dari APBD Kabupaten Kepahiang tahun 2026," ujar Bupati.
Bupati mengatakan, monev langsung ke lapangan dilakukan untuk memastikan progres pekerjaan berjalan sesuai rencana.
"Kenapa kita mau lihat ini secara langsung, kita mau tahu progres sampai mana proyek ini dikerjakan, sampai mana proyek ini terlaksana sampai saat ini," jelasnya.
Bupati menegaskan, semua proyek fisik harus dikawal bersama karena menggunakan uang rakyat. Dari keterangan pihak ketiga dan pengawas di lapangan, secara umum progres pekerjaan berjalan sesuai rencana bahkan sudah overlapping.
Namun Bupati memberikan catatan tegas kepada pihak pengawas dan pelaksana.
"Kami mohon juga kepada pengawas di lapangan, jangan di kantor. Karena betul-betul harapan kita menyampaikan hasil progresnya bila perlu per hari dan sampaikan yang sebenar-benarnya, jangan asal pasang saja. Kita mau tahu betul sampai mana pekerjaan," tegasnya.
Selain itu Bupati juga mengingatkan pentingnya keselamatan kerja (K3) bagi para pekerja dan kualitas pekerjaan.
"Kami titip juga kepada pihak ketiga para pekerja utamakan juga keselamatan kerja ya, pakai pengaman, pakai safety. Kualitas itu harga mati ya, harga mati harus terjamin dan tidak mau nanti enam bulan sudah retak lagi, rusak lagi," kata H. Zurdi Nata.
Bupati juga meminta agar dalam pelaksanaan proyek, pihak ketiga melibatkan warga sekitar jika ada pekerjaan yang bisa dikerjakan oleh masyarakat setempat, namun tetap harus sesuai dengan gambar dan spesifikasi teknis yang ada.
"Libatkan juga warga sekitar ini ya, kalau ada pekerjaan-pekerjaan yang bisa dikerjakan warga sekitar itu dilibatkan. Tapi pekerjaan ini sesuai dengan gambar yang ada," pungkasnya.
Bupati mengajak semua pihak termasuk media dan masyarakat untuk sama-sama mengawasi setiap program kegiatan proyek pembangunan di Kabupaten Kepahiang.
Reka Fitriani
