Insentif Nakes Belum Kunjung Dibayar, Komisi III DPRD BS Akan Segera Minta Kelarifikasi Pihak Dinkes
Bengkulu Selatan, Wartaprima.com - Insentif Daerah (Insenda) Covid-19 di RSUD-HD yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) selama tiga bulan belum juga diterima oleh para Nakes, hal tersebut diduga adanya permainan yang dilakukan oleh oknum pejabat, padahal anggaran tersebut sudah jelas dianggarankan pihak DPRD Bengkulu Selatan selama 12 bulan.
Dengan adanya informasi tersebut ketua Komisi III DPRD Bengkulu Selatan, Dodi Martian mengungkapkan bahwa dalam waktu dekat pihaknya akan segera melakukan klarifikasi kepada Dinas Kesehatan.
"Dalam waktu dekat akan kita lakukan pembangunan terhadap Dinas terkait, Apa permasalahannya sampai bisa seperti ini, karena anggaran tersebut jelas sudah dianggarkan selama 12 bulan," ungkap Dodi Martian.
Sambung Dodi Martian, pihaknya harus mengetahui kejelasan kemana anggaran tersebut dialihkan jika memang sudah terbayarkan, jangan hanya dilakukan sepihak oleh pihak eksekutif saja.
"Ada dugaan uang tersebut dialihkan, nanti kita dengarkan klarifikasi atau penjelasan langsung dari pihak terkait," kata Dodi.
Sekedar mengingatkan bahwa sebelumnya sesuai dengan hasil dilakukan hearing pihak Dinkes maupun manajemen RSUD HD serta para Nakes terkait permasalahan yang ada di RSUD HD Manna pihaknya siap segera mencari solusi, namun nyatanya hal tersebut hanya omongan saja. Lantaran, hingga kini belum juga dilakukan Insenda tersebut tersisa tiga bulan tahun 2022 belum juga diterima oleh pihak dokter, padahal anggaran tersebut jelas sudah dianggarkan oleh pihak legislatif selama 12 bulan dan kini sudah memasuki tahun 2023.
