Skip to main content
x
Kegiatan FGD Uji coba Instrumen Joint External Review (JER) Promosi Kesehatan di Aula Dinkes Lantai 3 Gedung Baleka II (22/08/25).

Kemenkes Uji Coba Instrumen Evaluasi Promosi Kesehatan, Depok Jadi Lokasi Pertama

Depok, Wartaprima.com – Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) memulai uji coba instrumen Joint External Review (JER) untuk promosi kesehatan di tingkat daerah.

Kota Depok menjadi lokasi pertama dalam rangkaian kegiatan yang akan diperluas ke berbagai wilayah di Indonesia.

Uji coba ini bertujuan menilai efektivitas integrasi kebijakan promosi kesehatan di daerah sekaligus menyempurnakan instrumen evaluasi yang nantinya digunakan secara nasional.

Kegiatan di Depok meliputi Focus Group Discussion (FGD) dan in-depth interview dengan aparatur daerah, tenaga kesehatan, kader, hingga tokoh masyarakat.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Depok, Zakiah, menyatakan apresiasi atas kepercayaan Kemenkes menjadikan Depok sebagai daerah pertama uji coba. 

“Ini bentuk kepercayaan sekaligus motivasi bagi kami untuk terus memperkuat promosi kesehatan di tingkat daerah,” ujarnya usai FGD di Aula Dinkes, Gedung Baleka II, Jumat (22/8/2025).

Pejabat Fungsional Penyuluh Kesehatan Ahli Madya Kemenkes RI, Sakri Sabatmaja, menjelaskan bahwa uji coba JER menjadi langkah awal penyusunan pedoman nasional evaluasi promosi kesehatan. 

Menurutnya, selama ini belum tersedia alat ukur baku untuk menilai sejauh mana informasi kesehatan menjangkau masyarakat dan mendorong perubahan perilaku hidup sehat.

Setelah Depok, uji coba serupa akan dilakukan di sejumlah daerah di Jawa Barat, termasuk Kota Bogor dan Kota Sukabumi. 

Secara nasional, kegiatan ini ditargetkan berlangsung di 50 provinsi dengan 10 kabupaten/kota di setiap provinsi. Hasil dari Depok akan menjadi bahan penyempurnaan instrumen sebelum diterapkan secara lebih luas. (Ibnu Umayyah)