Skip to main content
x

Hari Ini 8 Cabor Peparnas Papua Adakan Pertemuan Teknis

Wartaprima.com - Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) 2021 di Papua telah resmi dibuka Wakil Presiden Ma'ruf Amin di Stadion Mandala, Kota Jayapura, Jumat (5/11/2021) malam.

Pembukaan ini sekaligus menjadi penanda dimulainya kompetisi perburuan medali oleh para atlet pada pesta olahraga multicabang empat tahunan nasional bagi para penyandang disabilitas. Seluruh rangkaian pertandingan sudah mengaadopsi kepada aturan baku yang dikeluarkan pihak Komite Paralimpik Internasional (IPC) dan Komite Paralimpik Nasional Indonesia (NPCI).

Hari Sabtu (6/11/2021) ini pihak Panitia Besar Peparnas 2021 Papua telah menjadwalkan kegiatan pertemuan teknis (technical meeting) bagi delapan cabang olahraga. Kegiatan yang dikenal juga sebagai TM ini akan dihadiri oleh semua perwakilan kontingen yang menerjunkan atletnya pada cabang dimaksud.

Menurut keterangan Wakil Koordinator Team Leader Bidang Pertandingan Panitia Besar Peparnas Papua Roy Otto Joost Awuy, Jumat (6/11/2021), dalam pertemuan teknis tersebut berbagai hal terkait teknis pertandingan dibahas bersama ofisial kontingen dan pihak panitia pelaksana pertandingan (technical delegate).

"Salah satunya adalah mengecek jumlah atlet yang akan berlaga pada setiap nomor pertandingan di cabang yang dimaksud. Misalnya jumlah atlet yang akan bertanding dalam satu nomor perlombaan ternyata kurang dari persyaratan NPCI, maka nomor tersebut dapat ditiadakan" kata Roy.

Pertemuan teknis sudah mulai dilakukan sejak Jumat kemarin kepada empat cabang. Sedangkan untuk hari ini dilanjutkan bagi delapan cabang tersisa dengan lokasi TM berada di delapan lokasi. Untuk cabang angkat berat (powerlifting), kegiatan TM akan dilakukan pukul 16.00 WIT di Hotel Suni Garden Lake, Kota Sentani, Kabupaten Jayapura. Kemudian untuk boccia diadakan di Hotel Horison Padang Bulan, Abepura, Kota Jayapura pukul 09.00 WIT.

Cabang judo akan menggelar TM di Hotel Numbay, Kota Jayapura pukul 10.00 WIT dan menembak di Ruang Serbaguna Venue Menembak, Komplek Olahrga Lukas Enembe, Kota Sentani, Kabupaten Jayapura pukul 13.00 WIT. Masih di Komplek Olahraga Lukas Enembe, kegiatan TM juga digelar pihak technical delegate untuk cabang panahan pukul 10.00 WIT di Ruang VIP Lapangan Panahan.

Technical delegate cabang renang juga mengundang seluruh perwakilan kontingen untuk mengikuti TM di ruang pertemuan Arena Akuatik, Komplek Olahraga Lukas Enembe, pukul 13.00 WIT. Cabang ini akan melombakan 193 nomor lomba, yakni 106 nomor perorangan putra dan 87 putri. Tersedia 579 keping medali untuk dilombakan meliputi 193 emas, 193 perak, dan 193 perunggu.

Cabang sepak bola cerebral palsy (CP) akan melaksanakan pertemuan teknis pada pukul 19.00 WIT di Hotel Jasmine, Kota Jayapura dan tenis lapangan kursi roda 09.00 WIT di gedung pertemuan venue cabang tersebut di Lapangan Tenis Sian Soor, Kantor Wali Kota Jayapura.

PB Peparnas Papua telah menyiapkan 2.812 keping medali terdiri dari 861 emas, 861 perak, dan 1.090 perunggu yang siap diperebutkan pada 640 nomor perlombaan. Para peserta Peparnas Papua akan bertanding pada 12 cabang olahraga di 12 venue yang terdapat di Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura.

Ke-12 cabang yang dilombakan pada Peparnas 2021 itu meliputi angkat berat, atletik, boccia, bulu tangkis, catur, judo, menembak, panahan, renang, sepak bola cerebral palsy (CP), tenis lapangan kursi roda, dan tenis meja. Jawa Barat merupakan juara umum Peparnas 2016 lalu.

Masyarakat Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura dapat menyaksikan seluruh pertandingan dengan menerapkan protokol kesehatan ketat seperti memakai masker, mencuci tangan dengan air dan sabun, serta menjaga jarak termasuk tidak berkerumun. Sehati mencapai tujuan ciptakan prestasi. Torang bisa, barang apa jadi!

 

Penulis: Anton Setiawan
Redaktur: Elvira Inda Sari
Sumber: Infopublik.id

 

Foto: Kontingen Yogyakarta mengikuti defile upacara pembukaan Peparnas Papua di Stadion Mandala, Jayapura, Papua, Jumat (5/11/2021). Pembukaan Peparnas Papua tersebut bertemakan "Cahaya Kemenangan Dari Timur Papua". ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/nym.