Rutan Bengkulu Gelar Doa Bersama Dalam Sambut Tahun Baru
Bengkulu — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Bengkulu menggelar kegiatan muhasabah akhir tahun pada Selasa (31/12) malam. Acara yang berlangsung khidmat ini dilaksanakan usai salat Magrib di Masjid At-Taubah, Rutan Bengkulu, dengan dihadiri oleh Kepala Rutan, beserta seluruh Pejabat Struktural, pegawai dan sejumlah Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).
Muhasabah akhir tahun merupakan momen refleksi diri untuk mengevaluasi perjalanan hidup selama satu tahun terakhir. Kegiatan ini bertujuan membangun kesadaran spiritual dan memperkuat keimanan para peserta, baik pegawai maupun WBP. Dalam suasana penuh kekhusyukan, kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh salah satu WBP, dilanjutkan dengan tausiyah yang disampaikan oleh Pembina kerohanian Rutan Bengkulu.
Kepala Rutan Bengkulu, Yulian Fernando, dalam sambutannya menyampaikan bahwa muhasabah adalah waktu yang tepat untuk merenungkan apa yang telah dicapai dan memperbaiki diri ke arah yang lebih baik. “Kegiatan ini bukan hanya sekadar tradisi, tetapi juga menjadi ajang bagi kita semua untuk introspeksi dan mempersiapkan diri menyambut tahun yang baru dengan semangat perubahan yang positif,” ujar Yulian.
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini selaras dengan upaya Rutan Bengkulu untuk terus memberikan pembinaan spiritual kepada WBP, sebagai bagian dari proses rehabilitasi dan reintegrasi sosial. "Kami berharap, muhasabah ini tidak hanya memberikan ketenangan jiwa, tetapi juga menjadi motivasi bagi WBP untuk terus memperbaiki diri selama menjalani masa pembinaan," tambahnya.
Kegiatan muhasabah ini juga dirangkai dengan kegiatan sukuran khatab Al-Qur'an oleh warga binaan. Acara ditutup dengan doa bersama memohon ampunan atas segala kekhilafan serta keberkahan untuk tahun yang akan datang. Melalui muhasabah akhir tahun ini, Rutan Bengkulu kembali menegaskan komitmennya untuk memberikan pembinaan secara holistik, baik dari aspek mental, spiritual, maupun sosial kepada seluruh WBP.
