Rutan Bengkulu Komitmen Dalam Layanan Terbaik Kesehatan Warga Binaan
Bengkulu — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Bengkulu terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP). Salah satu wujud nyata dari komitmen tersebut ditunjukkan melalui pelaksanaan kegiatan BPJS (Beri Pelayanan Jemput Sekarang), sebuah inovasi layanan jemput bola yang dilaksanakan langsung di blok hunian WBP.
Kegiatan BPJS ini dipimpin oleh Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan, Rafi Rizaldi, didampingi oleh Komandan Regu Jaga III, Viktor Rebli, serta Tim Medis Klinik Pratama Rutan Bengkulu. Inovasi layanan ini mencakup tiga aspek penting, yaitu layanan kesehatan, layanan integrasi tahanan, dan penguatan keamanan lingkungan rutan.
Pelaksanaan layanan kesehatan menjadi salah satu fokus utama dalam kegiatan BPJS ini. Tim Medis Klinik Pratama Rutan Bengkulu secara langsung melakukan pemeriksaan kesehatan rutin kepada warga binaan. Pemeriksaan meliputi pengecekan tekanan darah, suhu tubuh, serta kondisi kesehatan umum para tahanan. Selain itu, warga binaan juga mendapatkan layanan pemberian obat-obatan sesuai keluhan yang dirasakan serta fasilitas konsultasi kesehatan untuk berbagai permasalahan medis yang mereka alami.
Tak hanya berhenti di layanan kesehatan, kegiatan BPJS ini juga menyasar layanan integrasi bagi warga binaan yang telah memenuhi syarat. Layanan integrasi ini mencakup proses pengajuan hak-hak integrasi seperti Pembebasan Bersyarat (PB), Cuti Bersyarat (CB), dan Cuti Menjelang Bebas (CMB) sesuai ketentuan yang berlaku. Melalui layanan ini, petugas memberikan sosialisasi, bimbingan, dan pendampingan secara langsung terkait proses administrasi pengajuan hak integrasi agar berjalan lebih cepat dan efisien.
Aspek keamanan rutan juga menjadi perhatian dalam pelaksanaan kegiatan ini. Petugas pengamanan yang dipimpin oleh Komandan Regu Jaga III, Viktor Rebli, melakukan patroli dan pengawasan secara berkala di blok hunian. Hal ini bertujuan untuk memastikan kondisi lingkungan rutan tetap aman, tertib, dan kondusif, serta meminimalisir potensi gangguan keamanan di dalam rutan.
Kasubsi Pelayanan Tahanan, Rafi Rizaldi, menjelaskan bahwa kegiatan BPJS ini merupakan bagian dari tindak lanjut program Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Agus Andrianto, yang menekankan pentingnya penyelenggaraan fungsi pemasyarakatan berjalan optimal. Program ini mencakup pelayanan, pembinaan, pembimbingan kemasyarakatan, perawatan, pengamanan, dan pengamatan yang harus terus menunjukkan peningkatan dari waktu ke waktu.
"Melalui kegiatan BPJS ini, kami ingin memastikan bahwa pelayanan terhadap warga binaan di Rutan Bengkulu tidak hanya menunggu tetapi langsung mendatangi mereka di blok hunian. Ini sebagai bentuk perhatian dan komitmen kami dalam memberikan layanan terbaik," ujar Rafi Rizaldi.
Kegiatan BPJS ini disambut positif oleh warga binaan yang merasa terbantu dengan adanya layanan langsung di blok hunian. Dengan inovasi layanan jemput bola ini, diharapkan seluruh fungsi pemasyarakatan di Rutan Kelas IIB Bengkulu dapat berjalan semakin efektif dan humanis sesuai dengan arahan dan kebijakan pimpinan.
