Pastikan Kesiapsiagaan, Ka. KPR Rutan Bengkulu Evaluasi Fasilitas Pengamanan Statis
Bengkulu – Dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan serta memastikan keamanan di lingkungan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Bengkulu, Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (Ka.KPR) Ahmad Gunawan, didampingi oleh Kepala Regu Pengamanan (Karupam) IV, Tinton Abdianto, bersama sejumlah jajaran petugas, melakukan pengecekan menyeluruh terhadap fasilitas pengamanan statis, Rabu (25/6).
Kegiatan pengecekan ini meliputi beberapa titik vital yang menjadi bagian dari sistem pengamanan utama di Rutan Bengkulu. Di antaranya adalah gerbang utama, menara pos penjagaan, area brandgang (jalur pengaman di antara blok hunian dan pagar luar), pagar tembok pembatas luar, serta infrastruktur pendukung lainnya.
Ahmad Gunawan menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya preventif dan rutin yang dilaksanakan oleh jajaran pengamanan guna mendeteksi potensi kerawanan sedini mungkin. “Pengecekan ini adalah langkah antisipatif. Kami ingin memastikan seluruh fasilitas pengamanan statis dalam kondisi baik, tidak ada kerusakan atau celah yang bisa dimanfaatkan untuk tindakan pelanggaran keamanan,” ujar Gunawan.
Ia menambahkan bahwa pengecekan fisik ini juga penting sebagai bahan evaluasi bagi manajemen Rutan dalam merencanakan perawatan ataupun peningkatan fasilitas keamanan. “Jika ditemukan kerusakan kecil sekalipun, itu harus segera ditindaklanjuti. Jangan sampai dibiarkan hingga menjadi masalah besar yang dapat mengganggu stabilitas keamanan,” tegasnya.
Lebih lanjut Gunawan menuturkan bahwa pengecekan ini juga sekaligus menjadi momentum untuk meningkatkan kewaspadaan para petugas. “Kami tidak hanya mengecek fasilitas fisik, tapi juga memastikan kesiapan personel di titik-titik pengawasan. Para petugas jaga harus paham betul prosedur, dan memiliki kesadaran penuh akan pentingnya pengamanan,” ungkap Gunawan.
Dalam pengecekan tersebut, tim pengamanan memulai inspeksi dari gerbang utama, meninjau sistem kunci dan penguncian, kamera pengawas, serta kondisi fisik daun pintu dan dinding sekitarnya. Dilanjutkan dengan menara pos yang menjadi titik pemantauan strategis terhadap aktivitas di dalam dan luar Rutan. Para petugas memastikan bahwa visibilitas dari atas menara tidak terhalang dan alat komunikasi dalam kondisi siap pakai.
Pemeriksaan juga dilakukan di area brandgang untuk melihat apakah jalur tersebut bersih dari barang-barang mencurigakan serta mudah diakses saat keadaan darurat. Pagar tembok luar menjadi fokus penting lainnya, dengan pengecekan menyeluruh terhadap retakan, ketinggian pagar, serta kemungkinan adanya titik lemah yang dapat dimanfaatkan oleh pihak tidak bertanggung jawab.
Dengan dilaksanakannya pengecekan ini, Rutan Bengkulu berkomitmen menjaga keamanan dan ketertiban secara maksimal demi menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan manusiawi.
