Skip to main content
x
Polresta Bengkulu Kawal Aksi Simbolik BEM SI di Simpang Lima

Polresta Bengkulu Kawal Aksi Simbolik BEM SI di Simpang Lima, Berlangsung Aman dan Kondusif

Kota Bengkulu – Polresta Bengkulu melalui personel Polresta dan Polsek jajaran melaksanakan pengamanan aksi simbolik yang digelar Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) Daerah Bengkulu di kawasan Simpang Lima Ratu Samban, Kota Bengkulu, Senin (21/9/2026).

Pengamanan dilakukan sebagai bagian dari upaya kepolisian memastikan penyampaian aspirasi masyarakat, khususnya mahasiswa, dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan tetap memperhatikan aktivitas masyarakat serta pengguna jalan di sekitar lokasi.

Aksi tersebut diikuti sekitar 60 mahasiswa. Dalam kegiatan itu, peserta menyampaikan sejumlah aspirasi yang berkaitan dengan isu hukum, lingkungan, serta perlindungan terhadap aktivis. Penyampaian aspirasi dilakukan secara bergantian oleh peserta aksi di lokasi kegiatan.

Selain menyampaikan aspirasi, massa juga melaksanakan sejumlah aksi simbolik berupa menyalakan lilin, menaburkan bunga, serta doa bersama sebagai bentuk refleksi dan penghormatan terhadap korban pelanggaran hak asasi manusia (HAM).

Kapolresta Bengkulu Kombes Pol Rahmad Hidayat, S.S., M.H., melalui Kabag Ops Polresta Bengkulu Kompol Yudha Setiawan, S.H., mengatakan bahwa personel telah disiapkan untuk melakukan pengamanan secara terbuka maupun tertutup dengan mengedepankan pendekatan humanis dan pelayanan kepada masyarakat.

"Pengamanan kami laksanakan untuk memastikan kegiatan penyampaian aspirasi dapat berjalan dengan aman dan tertib. Personel di lapangan juga diarahkan untuk tetap mengedepankan sikap humanis serta menghormati hak masyarakat dalam menyampaikan pendapat sesuai ketentuan yang berlaku," ujar Kompol Yudha.

Sejumlah personel ditempatkan di titik-titik yang dianggap perlu, baik di sekitar lokasi aksi maupun pada jalur yang berpotensi terdampak kegiatan. Kehadiran personel juga ditujukan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan serta menjaga kelancaran aktivitas masyarakat dan arus lalu lintas.

Selama kegiatan berlangsung, personel Polresta Bengkulu terus melakukan pemantauan situasi dan berkoordinasi dengan pihak terkait. Pengamanan dilakukan secara proporsional dengan mengutamakan pencegahan sehingga kegiatan dapat berlangsung tanpa gangguan berarti.

"Kami terus melakukan monitoring situasi dari awal hingga kegiatan selesai. Koordinasi dengan seluruh unsur pengamanan maupun peserta aksi menjadi bagian penting untuk menjaga situasi tetap kondusif," lanjut Kompol Yudha.

Hingga kegiatan berakhir sekitar pukul 19.15 WIB, situasi di lokasi terpantau aman dan tertib. Massa kemudian membubarkan diri secara tertib dan meninggalkan kawasan Simpang Lima Ratu Samban.

Polresta Bengkulu memastikan personel tetap melakukan pemantauan hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai dan kondisi di sekitar lokasi kembali normal.

"Alhamdulillah seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib dan kondusif. Kami mengapresiasi seluruh pihak yang telah bersama-sama menjaga ketertiban sehingga penyampaian aspirasi dapat berlangsung dengan baik tanpa mengganggu keamanan dan aktivitas masyarakat," pungkas Kompol Yudha.

Pengamanan kegiatan masyarakat seperti aksi penyampaian pendapat menjadi bagian dari tugas Polresta Bengkulu dalam menjaga situasi kamtibmas sekaligus memberikan ruang yang aman bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.