Pastikan Transparansi Aset, Lapas Kelas IIA Bengkulu Inventarisasi BMN Rusak Berat
Bengkulu - Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Bengkulu melaksanakan inventarisasi Barang Milik Negara (BMN) yang mengalami kerusakan berat di sejumlah fasilitas. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Urusan Umum, Haryanto, dengan fokus pada Klinik Lapas dan Gedung Bimbingan Kerja (Bimker).
Inventarisasi ini bertujuan memastikan seluruh aset negara tercatat secara akurat dan transparan, terutama barang yang sudah mengalami kerusakan berat. Proses pendataan dilakukan sebagai langkah pemeliharaan dan optimalisasi fasilitas pelayanan kesehatan serta kegiatan pembinaan kemandirian bagi warga binaan.
Kepala Lapas Kelas IIA Bengkulu, Yuniarto, menyampaikan apresiasi atas kegiatan tersebut.
"Inventarisasi ini penting sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan aset negara. Dengan pendataan yang baik, kita bisa memastikan pelayanan kepada warga binaan berjalan optimal dan fasilitas yang rusak dapat segera ditindaklanjuti," ujar Yuniarto.
Kegiatan ini melibatkan petugas urusan umum serta jajaran terkait guna memastikan ketepatan data dan kelancaran proses inventarisasi. Lapas Kelas IIA Bengkulu terus berkomitmen dalam pengelolaan aset negara yang efektif dan profesional demi pelayanan yang lebih baik.
