Pelatihan Pertanian dan Sablon Bagi Warga Binaan Lapas Perempuan Bengkulu
Bengkulu – Lapas Perempuan Bengkulu telah menggelar Pentupan Pelatihan kemandirian Pertanian dan Sablon bagi warga binaan yang bekerja sama dengan ini Badan Standardisasi Instrumen Pertanian (BSIP) Provinsi Bengkulu dan Rumah Kemasan Bengkulu (RKB), Sabtu (23/11).
Bertempat di GSG Pasperlu, kegiatan ini dihadiri langsung oleh oleh Kalapas Perempuan Bengkulu, Gayatri Rachmi Rilowati beserta Pejabat Struktural, JFT dan JFU.
Turut hadir juga Kepala BSIP Provinsi Bengkulu, Dedi Irwandy beserta staf, dan Direktur Rumah Kemasan Bengkulu, Acep Abdul Rahman beserta tim.
Dalam sambutannya, Kalapas Gayatri menyampaikan rasa bangga atas pencapaian para peserta pelatihan.
"Pelatihan ini bukan hanya tentang keterampilan teknis, tetapi juga membangun semangat kemandirian dan kepercayaan diri. Saya berharap ilmu yang diperoleh dapat menjadi bekal berharga ketika nantinya kembali ke masyarakat," ujar Gayatri. Ia juga menambahkan bahwa sinergi dengan BSIP dan RKB menjadi bukti nyata pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk pembinaan warga binaan.
Kepala BSIP Bengkulu, Dedi Irwandy, turut memberikan kesannya mengenai pelatihan ini. " Di luar perkiraan, Lapas Perempuan Bengkulu ternyata sangat humanis dan terbuka. Kami sangat senang bisa berkontribusi dalam memberikan pengetahuan di bidang pertanian," ucap Dedi.
Hal senada diungkapkan oleh Direktur Rumah Kemasan Bengkulu, Acep Abdul Rahman. "Melalui pelatihan sablon ini, kami ingin memperkenalkan peluang usaha kreatif yang dapat dilakukan dengan modal kecil namun memiliki nilai ekonomi yang besar. Kami sangat terkesan dengan antusiasme para peserta yang menunjukkan semangat tinggi dalam setiap sesi pelatihan," ungkapnya.
Acara ditutup secara resmi oleh Kalapas Gayatri dengan pelepasan tanda peserta pelatihan dan penyerahan sertifikat kepada seluruh peserta. Momen ini menjadi simbol bahwa pelatihan bukanlah akhir, melainkan awal perjalanan untuk mengaplikasikan ilmu yang telah didapatkan.
Dengan berakhirnya pelatihan ini, diharapkan para warga binaan mampu menerapkan keterampilan yang diperoleh untuk menciptakan masa depan yang lebih baik. Lapas Perempuan Bengkulu terus berkomitmen memberikan pembinaan berkualitas melalui berbagai program yang mendukung kemandirian dan reintegrasi sosial warga binaan.
