Rutan Bengkulu Terus Gelorakan Integritas Jajaran Dalam Mewujudkan Zero Halinar
BENGKULU - Karutan Bengkulu, Yulian Fernando, memimpin apel pagi di halaman Rutan pada Senin (23/9). Dalam apel tersebut, Yulian menegaskan komitmen jajaran Rutan Bengkulu untuk terus menjaga integritas dan komitmen dalam menegakkan zero HALINAR (Handphone, Pungli, dan Narkoba). Komitmen ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas layanan, keamanan, serta ketertiban di lingkungan di Rutan Kelas IIB Bengkulu.
Dalam arahannya, Yulian Fernando menyampaikan bahwa Rutan Bengkulu harus bersih dari segala bentuk pelanggaran terkait HALINAR. Hal ini, menurutnya, merupakan wujud nyata dari komitmen bersama seluruh jajaran untuk mewujudkan Rutan Bengkulu sebagai Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK). “Zero HALINAR adalah salah satu pilar utama yang harus kita pegang teguh. Ini merupakan langkah penting dalam menjaga integritas serta menciptakan lingkungan yang bersih dan bebas dari tindakan yang melanggar hukum," tegas Yulian.
Selain itu, Yulian juga menekankan pentingnya pengawasan yang ketat terhadap aktivitas para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di dalam Rutan. Menurutnya, seluruh petugas harus berperan aktif dalam mencegah segala bentuk penyelundupan, khususnya handphone dan narkoba, yang sering kali menjadi ancaman di dalam lembaga pemasyarakatan. “Pengawasan harus dilakukan secara teliti dan menyeluruh. Jangan sampai ada celah yang dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab,” ujar Yulian.
Ia juga mengingatkan bahwa pungutan liar (pungli) dalam segala bentuk tidak akan ditoleransi. "Setiap petugas harus menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan profesional. Jika ada yang terlibat dalam pungutan liar, sanksi tegas akan diberikan. Mari kita jaga kehormatan dan integritas sebagai petugas pemasyarakatan," tambah Yulian.
Apel pagi yang diikuti oleh seluruh pegawai Rutan Bengkulu ini berlangsung dengan penuh kedisiplinan. Dalam kesempatan tersebut, Yulian juga mengajak seluruh jajarannya untuk meningkatkan sinergi dan kerja sama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada WBP dan masyarakat. Ia berharap, dengan komitmen kuat seluruh pihak, Rutan Bengkulu dapat terus menjaga prestasi dan mewujudkan tujuan sebagai lembaga yang bersih dan berintegritas.
Sebagai penutup, Yulian kembali menegaskan bahwa seluruh jajaran harus menjadikan komitmen zero HALINAR sebagai prioritas dalam setiap pelaksanaan tugas sehari-hari. "Ini bukan hanya sekadar slogan, tetapi tanggung jawab yang harus kita jalankan dengan sungguh-sungguh. Dengan bersama-sama, kita bisa mewujudkan lingkungan yang aman, tertib, dan bebas dari segala bentuk pelanggaran," pungkasnya.
