Skip to main content
x
Waspadai Musim Pancaroba, Tim Medis Rutan Manna Sisir Kamar Hunian Cegah Penyakit

Waspadai Musim Pancaroba, Tim Medis Rutan Manna Sisir Kamar Hunian Cegah Penyakit

Manna - Pergantian musim seperti saat ini memang menjadi salah satu penyebab menyebarnya Kuman Penyakit. Selain itu kondisi fisik yang tak memiliki cukup imun juga mempercepat tingkat penularannya. Tak terkecuali Warga Binaan Pemasyarakatan Rutan Kelas IIB Manna. Beberapa diantara warga Binaan tersebut mulai diserang batuk dan pilek. 

Menurut data Pasien pada Klinik Pratama Rutan Manna, jumlah Warga Binaan terserang Batuk dan pilek meningkat dari Bulan sebelumnya. Meskipun grafik kenaikkan pasien ini tak terbilang signifikan, namun membuat Tim Medis Klinik Pratama Rutan Manna siaga dalam berupaya melakukan pengobatan dan pencegahan.

Pagi ini Pukul 09.35 wib “DESI BERAYAK” program unggulan Klinik Rutan Manna yakni  merupakan kependekan dari “Deteksi Cari Solusi Berikan Layanan Kesehatan”  kembali melakukan Kontrol keliling Kamar Hunian. Senin (26/05/2025)

Adalah Emmas Siagian, A.md Kep yang merupakan salah satu Petugas Medis Klinik Pratama Rutan Manna aktif melakukan pengecekkan kondisi kesehatan Warga Binaan. Perawat Terampil ini selalu melakukan layanan tanggap terhadap kondisi yang terjadi pada Rutan Manna dalam hal layanan Kesehatan. 
Beliau mengatakan Pencegahan lebih baik dari pada mengobati. Menurutnya lebih baik dirinya dan Tim Medis melakukan Deteksi Dini sebagai pencegahan menyebarnya wabah penyakit.


"Kami Petugas Medis Klinik Pratama Rutan Manna ingin selalu menjaga kondisi kesehatan Warga Binaan, karena selain alasan kemanusian, mereka (WBP) juga memiliki Hak - Hak yang oleh Undang-Undang Pemasyarakatan telah diatur dan ditetapkan termasuk hak memperoleh Kesehatan yang layak." Ujar Emmas Siagian.

“Selain kami cek kondisi kesehatannya, kami berikan pula obat pereda pilek dan batuk, kemudian sebagai pencegahan kepada mereka(WBP) yang belum tertular kami berikan vitamin dan kami himbau untuk aktif berjemur serta olahraga.” Pungkasnya mengakhiri.