BUMDes Sinar Harapan Desa Tengah Padang Berikan Dampak Nyata bagi Masyarakat
Desa Tengah Padang, Bengkulu Tengah –Warta Prima. Sejak didirikan pada tahun 2022, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sinar Harapan Desa Tengah Padang telah memberikan dampak positif yang nyata bagi masyarakat. Berbagai unit usaha yang dijalankan tidak hanya meningkatkan ekonomi desa, tetapi juga memberi kemudahan dan kesejahteraan bagi warga.
Kepala Desa Tengah Padang, Bapak Arsandi, menjelaskan bahwa keberadaan BUMDes telah menjadi solusi bagi banyak kebutuhan pokok masyarakat. Salah satunya adalah unit usaha sembako yang melayani warga secara langsung tanpa tambahan biaya besar. “Masyarakat bisa ambil dulu keperluan bahan pokok di BUMDes, dan harganya tetap terjangkau,” ungkapnya.
Selain sembako, BUMDes juga menjalankan jasa angkutan gratis bagi warga, terutama dalam situasi seperti musibah kematian. Usaha ini meringankan beban masyarakat tanpa pungutan biaya.
Tak hanya itu, pada tahun 2025, BUMDes juga mulai mengembangkan usaha ternak ayam kampung pedaging sebagai bagian dari program ketahanan pangan. Program ini bertujuan memudahkan masyarakat memperoleh ayam kampung dengan harga terjangkau. “Motivasinya agar masyarakat tidak kesulitan konsumsi ayam kampung. Sekarang sudah tersedia, dan layak dijual di umur 2,5 bulan,” jelas Arsandi.
Namun, usaha tersebut tak lepas dari tantangan. Salah satunya adalah kanibalisme antar ayam, yang terjadi pada masa awal pemeliharaan. Meski begitu, secara keseluruhan, tingkat kegagalan masih tergolong rendah.
Dari sisi pendapatan, BUMDes belum mampu memberikan Pendapatan Asli Desa (PAD) yang besar pada 2024–2025, karena masih dalam tahap pengembangan infrastruktur seperti gedung dan kendaraan operasional. Meski begitu, kontribusi tetap diberikan ke desa sebesar 14% dari keuntungan usaha.
Salah satu unit usaha yang paling berkembang adalah sembako, termasuk kerja sama penyediaan kebutuhan pokok untuk karyawan perusahaan perkebunan PT Agri. “Karena lokasi PT Agri jauh di dalam hutan, sekitar 9 km dari desa, BUMDes menjadi solusi penyediaan sembako dengan harga yang disesuaikan dan layak,” ujar Arsandi.
Ia juga menegaskan pentingnya keberadaan BUMDes untuk masyarakat, namun tetap dengan prinsip tidak mematikan usaha warga lokal. “BUMDes ini harus saling mendukung, bukan bersaing dengan usaha masyarakat,” tambahnya.
Di akhir wawancara, Kepala Desa berharap agar BUMDes Sinar Harapan dapat terus berkembang dan menjadi contoh bagi desa-desa lain di Kabupaten Bengkulu Tengah. “Harapan saya dari awal, BUMDes bukan hanya sekedar nama. Tapi benar-benar dikelola dan dijalankan secara serius, agar dampaknya terasa langsung oleh masyarakat.”
