Skip to main content
x
GSG Desa Sungai Jernih Kepahiang Belum Selesai Diaudit, Inspektorat Kepahiang Jadi Sorotan

GSG Desa Sungai Jernih Kepahiang Belum Selesai Diaudit, Inspektorat Kepahiang Jadi Sorotan

Wartaprima.com - Sempat menjadi sorotan di berbagai fortal Media Online beberapa hari ini terkait pengelolaan fisik bangunan gedung serba guna di salah satu desa kecamatan Seberang Musi Kabupaten Kepahiang yang sampai saat ini masih dalam proses audit oleh pihak inspektorat kabupaten Kepahiang yang diduga pengelolaan pekerjaan fisik bangunan tersebut bermasalah, Rabu (19/02/2025).

Untuk diketahui Gedung Serba Guna desa Sungai Jernih tersebut selesai dibangun pada tahun anggaran 2024 yang lalu, yang sumber anggaran nya dari dana desa ( DD ) dengan perkiraan ukuran bangunan 15 x 10 meter persegi. dalam proses pengerjaan fisik tersebut, pihak pemerintahan desa Sungai Sungai membagi menjadi 2 (dua) tahap yaitu pada tahap 1 ( satu ) pada tahun 2023 yang sumber anggaran nya dari dana desa (DD) sebesar 200 juta lebih, pada tahap ini dalam proses pengerjaan bangunan gedung serba guna tersebut pihak pemerintah desa Sungai Jernih mempekerjakan pihak ketiga ( kontraktor ) dikarenakan bertepatan pada waktu masa panen kopi.

"Tidak bisa dikerjakan oleh masyarakat kebetulan pada waktu itu masa panen kopi," jelas salah satu perangkat desa. namun belum jelas seperti apa perjanjian kerja dengan pihak ketiga tersebut seperti apa.

Kemudian di tahap 2 (dua) dikerjakan dan selesai pada tahun 2024 dengan anggaran dana desa ( DD ) sebesar Rp.202.459.000,- ( dua ratus dua juta empat ratus lima puluh sembilan ribu rupiah ) yang dikerjakan oleh team pelaksanaan kegiatan ( TPK ) desa sungai jernih.

Sekilas bangunan fisik tersebut tidak nampak bermasalah namun hingga saat ini audit yang dilakukan oleh pihak inspektorat kabupaten Kepahiang belum juga selesai baik dari tahap 1 (satu ) di 2023 dan ditahap 2 ( 2024). hal tersebut juga dijelaskan oleh salah satu perangkat desa sungai jernih bahwa pihak inspektorat masih melakukan audit terkait bangunan tersebut dan sudah beberapa kali melakukan panggilan terhadap beberapa orang perangkat pemerintahan desa. "Sampai saat ini audit inspektorat belum juga selesai dan sudah beberapa orang dari perangkat desa yang dipanggil oleh Inspektorat Kepahiang guna diambil keterangan," jelasnya.

Kemudian terkait berita yang beredar beberapa hari ini ditempat kediaman nya Ketua IWO ( Ikatan Media Online) kabupaten Kepahiang Tarmizi menjelaskan berita tersebut diterbitkan berdasarkan keluhan masyarakat sehingga kawan-kawan dari berbagi media tertarik untuk melakukan liputan, terkait masalh fisik saat ini memang banyak dugaan yang bakal timbul ketika memang benar pihak inspektorat melakukan audit yang maksimal karena dapat kita lihat dan membandingkan dengan nilai nominal anggaran yang dikerjakan dengan fisik bangunan gedung tersebut kami menduga tidak sesuai dengan anggaran yang diterapkan.

Kami dari iwo siap mendukung penuh pihak inspektorat kabupaten Kepahiang dalam proses audit nya, dan berharap tidak pandang buluh dalam menyikapi temua yang ada dan transparansi dalam hasilnya nanti

Kemudian disampaikan juga "ahwa nanti saya bersama 2 ( dua ) lembaga yang ada di Kepahiang ini akan berkunjung ke inspektorat kabupaten Kepahiang untuk mempertanyakan perkembangan hasil audit tersebut," tuturnya. ( Jhonata)