Bank Bengkulu Hijrah
Wartaprima.com - Bank Bengkulu kedepannya akan berubah dari konvensional menjadi syariah, hal tersebut langsung disampaikan Agus Salim SE MM yang menjabat sebagai Direktur Bank Bengkulu.
“Sekarang ini kita lagi dalam proses dan membentuk tim, insya Allah nanti kita akan ekspos melalui pemerintah daerah gubernur dan para bupati, serta walikota untuk melaunchingkannya dalam waktu dekat ini,” terang Agus, Rabu (16/1/2019).
Sekarang ini bank Bengkulu sedang dalam tahap pengkajian, seperti yang diketahui bank NTB dan bank Aceh semuahnya sudah melakukan sistem Syariah.
“Kita lagi tahap pengkajian, seperti kita lihat bank NTB dan bank Aceh, semua sudah melakukan sistem Syariah, jadi nanti kita juga akan sering-sering kepada mereka. Alhamdulilah ini juga menjadi harapan kami agar kita tidak was-was lagi dalam segi agama, kalau takut soal masalah riba, mungkin kalau sudah berubah ke bank syariah akan mengurangi tingkat kekuatiran kita,” ucap Agus.
Agus juga menambahkan, proses tersebut tidak semudah membalikan telapak tangan, kalau berkaca dari NTB dan Aceh mereka memakan waktu dua tahun.
“Kalau kita berkaca dari NTB dan Aceh mereka memakan waktu dua tahun, namun kalau sudah ada contoh mungkin tidak sampai dua tahun, kemungkinan dalam waktu satu tahun setengah kita sudah bisa,” kata Agus.
Secara teknis yang akan memudahkan hal tersebut, Bank Bengkulu akan melihat bagaimana kedua bank tersebut melakukannya perubahan dari konvensional menjadi syariah, inilah nanti yang akan memudahkan Bank Bengkulu menjadi syariah.
“Secara teknis kita akan melihat contoh yang ada seperti bank NTB dan bank Aceh, mungkin kita akan copy paste dan memodifikasi saja, dari sistem dan melakukan hal sama, namun kita juga meminta support dari DPRD dan akan merubah perda, karena Bank Bengkulu selama ini adalah bank umum dan menjadikannya perda sistem syariah,” tutup Agus. [**]
